Menambahkan terjemahan Bahasa Indonesia di Zekr

Pagi-pagi yang cerah, melanjutkan postingan tentang aplikasi Zekr Al Qur’an. Secara default Zekr masih menggunakan bahasa Arab sebagai terjemahannya. Sebagai warga negara Indonesia yang baik tentulah kita ingin memakai bahasa kita sebagai terjemahannya. Selain tidak mengerti bahasa asing, kita juga membutuhkan terjemahan untuk mengartikan ayat-ayat suci  Al Qur’an . Alhamdulillah, dari Zekr.org sendiri telah memiliki tim penerjemah & salah satu terjemahannya yaitu Bahasa Indonesia oleh Ari R. Fikri. Untuk memiliki terjemahan Bahasa Indonesia, pihak Zekr.org telah menyediakan file berbentuk zip yang bisa anda unduh secara free. Tentu saja pihak Zekr.org tidak menjamin terjemahan tersebut bila terjadi kesalahan terjemahan & sepenuhnya ditanggung oleh si pengunduh tersebut.

File terjemahan Bahasa Indonesia karya Ari R.Fikri

Berikut langkah-langkahnya:

1. Buka aplikasi Zekr, klik Aplikasi>Aksesoris>Zekr. Biarkan aplikasi Zekr tersebut

2. Kita unduh dulu file zip terjemahan Bahasa Indonesia di sini atau langsung saja ke webnya Zekr di http://zekr.org/quran/translations untuk mengetahui bahasa terjemahan yang lainnya.

3. Setelah kita unduh file terjemahannya yaitu indonesian.trans.zip, kita letakkan file tersebut misalnya di Desktop.

4. Kembali ke aplikasi Zekr, klik Peralatan>Tambah>Terjemahan. Lalu muncul jendela baru & cari file indonesian.trans.zip di Desktop lalu klik Ok.

5. Setelah file tadi terinstall, kita perlu mengaktifkan terjemahan Bahasa Indonesia dengan klik Tampilan>Terjemahan>pilih Bahasa Indonesia

6. Terjemahan sudah berubah menjadi Bahasa Indonesia bukan???

Aplikasi Zekr siap anda pergunakan! Untuk postingan selanjutnya yaitu menambahkan daftar Qori’/pembaca Al Qur’an.

Install aplikasi Qur’an di Ubuntu Jaunty/Karmic

Zekr

Dengan hadirnya distro Linux berbasis Ubuntu yang ditujukan kepada umat Muslim yaitu Sabily Eid Mubarak yang baru rilis kemarin, telah terinstall berbagai aplikasi bagi umat muslim. Salah satunya yaitu Zekr, yaitu aplikasi Al Qur’an yang ditulis menggunakan Java, Eclipse IDE & SWT. Keunggulan dari Zekr itu sendiri dilansir dari situsnya yaitu Zekr.org yaitu free, customization & tentu saja open source. Dengan pengembang yang berkompeten di bidangnya, Zekr ini telah diterjemahkan ke dalam 19 bahasa Dunia (klik di sini) termasuk bahasa Indonesia yang diterjemahkan oleh Ari R. Fikri, sehingga sangat memudahkan umat muslim di berbagai belahan dunia untuk mengetahui arti ayat per ayat kitab sucinya. Keunggulan lain yang didapat dari Zekr ini adalah telah tersedia untuk sistem operasi Windows, MacOS & tentu saja untuk Linux. Untuk pengguna Windows bisa mengunduhnya di sini & bagi pengguna MacOS bisa mengunduh di sini. Sementara untuk Linux sendiri terbagi menjadi tiga yaitu untuk Ubuntu 32&64 bit, Redhat serta source codenya. Bagi pengguna Ubuntu, Zekr telah masuk di dalam repository paketnya sehingga tinggal install untuk memakai Zekr tersebut. Bagi distro Linux selain Ubuntu silahkan di unduh di sini. Zekr ini bukan hanya sekedar aplikasi yang hanya menampilkan Al Qur’an serta terjemahannya. Tetapi Zekr ini juga dapat berfungsi sebagai Qory/pembaca Al Qur’an dari berbagai Qory terkenal di seluruh dunia. Kita dapat mendengarkan lantunan ayat Al Qur’an sekaligus membaca artinya. Sungguh aplikasi ini sangat memudahkan umat Muslim. Semoga Alloh membalas amal mereka.

Zekr Website

Berikut langkah-langkah install Zekr di Ubuntu Jaunty/Karmic

Metode Terminal

1. Buka Terminal & ketik sudo apt-get install Zekr lalu Enter

2. Masukkan password anda lalu Enter, proses installasi akan berjalan dengan sendirinya

3. Untuk membuka aplikasi Zekr ini klik Aplikasi>Aksesoris>Zekr

Pada saat pemakaian pertama kali, secara default bahasanya terjemahannya belum menggunakan bahasa Indonesia. Untuk menggunakan terjemahan bahasa Indonesia akan saya ulas pada postingan selanjutnya.

Zekr diluncurkan!

Menginstall aplikasi Ubuntu menggunakan APT-WEB

Postingan kali ini saya tujukan pada pemakai Ubuntu yang belum mempunyai koneksi aktif di Komputer mereka. Tak heran bila kita ingin menambah suatu aplikasi Ubuntu maka kita mendownload dulu paket-paketnya di Internet. Beruntuntunglah bila anda memiliki koneksi Internet baik lewat sambungan kabel telepon, mobile broadband atau dari Wifi free maka anda dapat dengan mudah menginstall aplikasi. Lalu bagaimana dengan pemakai Ubuntu yang belum memiliki sarana Internet seperti itu. Hal itu pun pernah saya alami sebelum memakai koneksi Internet Speedy. Sangatlah sulit pada waktu itu bila kita ingin manambah aplikasi dengan keterbatasan Internet. Memang bila anda ingin menginstall aplikasi bisa melalui beberapa cara yaitu :

1. Membeli DVD Repository di toko online, disalin ke harddisk & membuat repo lokal

DVD Repository Ubuntu dari Juraganlinux.net

2. Mendownload paket-paket aplikasi yang dibutuhkan melalui APT-WEB

Kali ini saya akan menjelaskan langkah yang kedua yaitu melalui APT-WEB. APT-WEB ini mempunyai kelebihan yaitu kita mendowload paket yang hanya kita butuhkan. Misalnya kita ingin menginstall aplikasi Inkscape, paket yang dibutuhkan yaitu libmagic & inkscape. Maka kita tinggal mendownload paket tersebut yang besarnya hanya beberapa Kb saja. Menurut saya hal ini sangat menguntungkan karena kita hanya mendownload paket yang kita perlukan & hemat pengeluaran. Paket tersebut bisa anda download melalui APT-WEB, baik melalui warnet atau koneksi kantor. Kerugian menggunakan APT-WEB ini misalnya banyaknya paket yang akan kita download. Misalnya kita ingin install aplikasi Zekr, maka akan terlihat jumlah paket yang banyak sekali. Kelemahan menggunakan APT-WEB yang lain yaitu bila ada salah satu paket yang rusak maka otomatis paket yang lain gagal untuk diinstall. Hal ini terjadi karena setiap paket membutuhkan paket yang lain untuk proses instalasi nantinya. Kelemahan berikutnya yaitu bila kita install banyak aplikasi yang banyak maka menambah biaya pengeluaran karena proses download tersebut. Tapi pengeluaran ini dapat ditutup dengan cepatnya koneksi warnet/kantor anda. Berikut langkah-langkah menggunakan APT-WEB

1. Kali ini kita akan memakai APT-WEB karya Om Fajran yaitu di http://apt-web.dahsy.at/. Klik link tersebut untuk masuk ke halaman webnya menggunakan web browser apa saja.

APT-WEB Om Fajran

2. Setelah keluar halamannya maka anda akan dihamparkan pada tulisan “Which files should  I download?”, Base Distribution, Mirror, Package & Submit.

Base Distribution: basis distribusi Ubuntu yang kita gunakan misalnya kita memakai Ubuntu Karmic Koala

Mirror: yaitu server pusat tempat kita akan mengunduh paket-paket Ubuntu Karmic Koala, misalnya kita menggunakan Kambing UI sebagai mirrornya

Package:nama aplikasi yang akan kita unduh paketnya, misalnya kita mengunduh Inkscape

Setelah selesai mengisi dropdwon & kotak dialog di APT-WEB tinggal kita submit lalu akan muncul alamat URLs paket tersebut.

URL paket-paket Inkscape

3. Untuk mengunduh paket Inkscape tersebut bisa dengan klik kanan lalu pilih save link as atau langsung saja klik URLs tersebut & otomatis akan terunduh.

4. Setelah proses unduh Inkscape selesai maka kita tinggal install paket tersebut dengan klik 2 kali pada masing-masing paket & muncul Gdebi package installer.Klik install package lalu isi password lalu install ke 2 paket tersebut. Dan hasilnya Inkscape berhasil diinstall di komputer kita.

Langkah ini juga berlaku untuk install aplikasi yang lain, berlaku untuk Ubuntu Dapper Drake(6.06) sampai Ubuntu Karmic Koala(9.10) & berlaku untuk mirror di negeri Indonesia. Sebelumnya kita juga patut berterima kasih pada Om Fajran yang telah membuat APT-WEB tersebut, berikut web pagenya.

APT-WEB Om Fajran resmi diluncurkan

Sekitar Pukul 22:46 WIB, telah diresmikan APT-WEB buatan Fajran di dunia maya. Dari penuturan Om Fajran melalui Plurk, APT-WEB nya beralamat di http://apt-web.dahsy.at. Bagi pengguna Ubuntu yang memanfaatkan Internet secara Offline bisa memakai APT-WEB untuk mendownload paket-paket yang dibutuhkan untuk menginstall suatu aplikasi. Berikut gambarnya.

APT-WEB kreasi Om Fajran

Install Ubuntu Jaunty di Toshiba Tecra M1 1600 mhz 600 PT930L 03XSWP

Toshiba Tecra M1+Ubuntu Jaunty Jackalope

Dengan semangat yang membara menjelang pergantian tahun, pada posting kali ini saya akan berkisah tentang perjuangan menyuntik Linux ke dalam Laptop Toshiba Tecra M1 1600. Adapun tempat kejadian ada di kediaman rumah saya sekitar seminggu yang lalu kalau tidak salah ingat 😀 . Spek Toshiba Tecra M1 nya yaitu 40 GB harddisk, 512 MB RAM, Prosesor Intel Centrino 1,6 Mhz, CDROM, LAN/Wifi & 15″ monitor.Bermula dari masalah teman saya yang baru saja memasang koneksi Internet Speedy pada Laptopnya. Tapi entah kenapa koneksinya pelan banget larinya. Teman saya sendiri memakai sistem operasi Windows & sudah dua kali memanggil teknisi Telkom untuk mengatasi problem tersebut. Setelah memanggil teknisi untuk kedua kalinya, koneksi teman saya itu tetap saja pelan bila melakukan browsing internet. Saat saya cek di rumahnya dengan menggunakan live cd Ubuntu Karmic Koala koneksi Speedy bisa terjalin & loadingnya pun cepat. Berbeda dengan pernyataan teman saya bila memakai Windows yang katanya loadingnya lama bener. Untuk penyakitnya sudah terdeteksi & itulah cerita pada awalnya.

Resolusi Layar mentok 800X600

Karena saya memakai Ubuntu untuk melakukan kegiatan Internet sehari-hari, maka saya pun menawarkan untuk menyuntikkan Ubuntu ke dalam Laptop Tecranya. Karena kita sama-sama memakai Speedy maka setingannya pun tak berbeda kecuali pada user name & password Speedynya 😀 . Adapun saya memang tak mahir menggunakan Windows sehingga saya langsung menawari memakai Ubuntu langsung utnuk mengatasi masalah Internetnya. Singkat cerita Laptop Tecra teman, langsung saya bawa pulang untuk operasi lanjut. Dengan berbekal CD Ubuntu Jaunty & Karmic serta koneksi Internet saya, operasi pun terjadi. Dengan harddisk sebesar 40 GB yang telah berisi Windows, saya cek lewat jendela Nautilus bahwa sisa space harddisk pada partisi C tinggal 5 GB & space 4 GB di partisi D. Melihat fakta tersebut saya pun berpikir bagaimana install Ubuntu dengan space yang sangat mepet. Akhirnya dengan keputusan yang pelik akhirnya saya install Ubuntu Jaunty di partisi D dengan menggunakan Wubi sehingga 4 GB space harddisk sudah memuat / & swapnya. Saya tidak menggunakan Karmic Koala karena saat saya koneksikan ke Speedy melalui pppoeconf hanya sukses saat setting pertama. Untuk koneksi Internet setelah Laptop di restart gagal & terjadi berulang kali. Saya juga mencoba menggunakan Linux Mint, tetapi pada proses bootingnya sangat lama & diputuskan untuk memakai Ubuntu Jaunty.Akhirnya  Saat Install Ubuntu Jaunty pun telah selesai & saya mendapati bahwa resolusi layar hanya 800X600! Saya pun mencari tipe VGAnya dengan lspci & terlihat bahwa VGA ini sangat asing bagi saya yaitu Trident Microsystem .

Hasil LSPCI, VGAnya Trident Microsystem

Oke, setelah mendapati resolusi layar yang tidak sempurna, maka saya pun berpikir untuk menghubungkan dulu Laptop ini ke Internet. Saya pun memakai cara yang mudah yaitu lewat setting DSL. Tinggal buat DSL baru, ketik user name & passwordnya maka Alhamdulillah Laptop ini berhasil terbang ke dunia maya. Saya pun mencoba untuk online dengan membuka situs Plurk & Facebook. Kesimpulannya untuk problem koneksi Internet di rumah saya terselesaikan. Selanjutnya untuk masalah resolusi layar yang tak sempurna saya itu sudah berGoogle ria sampai dini hari & belum mendapati solusinya. Pada esok paginya saya mengembalikan Laptop Tecra pada teman saya masih dengan resolusi yang tak penuh berhubung Laptopnya mau dipakai segera untuk online. Saya pun setting Laptopnya sebentar di rumah teman saya agar terkoneksi & Alhamdulillah lancar jaya. Untuk problem VGA saya sudah menemukan solusi untuk mengatasi VGA Trident namun belum saya praktekkan karena Laptopnya sedang dipakai oleh teman saya. Untuk solusi VGA Trident bisa klik di sini.

Senjata saat Online

Tidak hanya prajurit yang butuh senjata untuk perang, tidak hanya Ibu yang butuh senjata untuk mengiris tomat, sayapun membutuhkan senjata saat online berjam-jam pada malam hari 😀 .

Online di malam hari sangatlah menguras tenaga, dan dompet 😀 , maka dibutuhkan segala persiapan mental ataupun spiritual untuk melaksanakannya. Adapun persiapan lainnya yang harus saya sediakan yaitu segelas kopi (kalau pakai cangkir maka secangkir kopi) & makanan ringan yang tidak mengenyangkan.

Penjelasaan tentang secangkir kopi yaitu kopi mengandung zat Kafein (kalau tidak salah) yang membuat mata melek sesaat, kendati kita minum berpuluh gelas kopi. Makanan ringannya mempunyai banyak macamnya, dari Emping, Keripik dan lain-lain. Hal ini sangat berpengaruh terhadap pola online saya. Bila saya minum teh pada malam hari maka saya akan mondar-mandir ke WC untuk buang hajat.

Dan bila pada saat malam saya makan makanan berat maka sama saja saya tidak bisa online karena membuat mata berat. Mungkin hanya itu yang saya sampaikan & saya tidak menganjurkan kepada anda untuk meniru langkah saya. Dari pepatah no picture=hoaxxx, maka saya mempunyai gambar senjata saya saat malam hari.

Kopi+Emping(keripik)

Install Linux Mint di Acer Aspire 5315

Sekitar Pukul 14.00 siang, teman SMA datang ke rumah untuk menginjeksikan Linux ke Laptop Acer Aspire 5315 miliknya. Teman saya pengen install Linux setelah saya berulang kali menawarkan untuk menginstallkan pada Laptopnya. Berikut picnya.

Selesai install Linux Mint

Adapun spesifikasi Laptop temen saya yaitu Intel Celeron 2.13 Ghz, 512 Mb RAM, 120 Gb HD, LAN/Wifi/Webcam/Modem serta 15″ WXGA. Setelah teman saya memberi mandat untuk menyuntik Laptopnya dengan obat Linux, saya mulai bingung untuk memilih distro yang cocok untuknya. Bagi pemula seperti teman saya sebaiknya diberi distro yang mudah pemakaiannya & lengkap aplikasinya. Ditambah juga dengan koneksi internet saya yang lambat meskipun untuk single komputer. Setelah lama menimbang akhirnya saya memilih Linux Mint sebagai obatnya. Mengapa saya tidak memilih menggunakan Ubuntu saja??, saya tidak menggunakan Ubuntu karena mengingat keterbatasan internet saya serta waktu yang lama karena kita install banyak aplikasi. Sedangkan saya memilih Linux Mint karena aplikasinya yang lengkap & siap pakai dari aplikasi Office, Grafis & Multimedia. Dengan memakai Linux Mint edisi Gloria, saya lebih banyak menghemat waktu karena dengan tersedianya aplikasi siap pakai sehingga saya bisa memberikan penjelasan pada teman saya.

Cara installnya pun mudah seperti umumnya install Ubuntu dengan partisi yang berdampingan dengan OS Windows yaitu 90 Gb untuk Windows & 30 Gb untuk Linux Mint. Untuk Linux Mint sendiri partisinya saya atur 28 Gb untuk / & sisanya untuk swap. Dari proses masuk BIOS, meresize partisi Windows, Install Linux Mint sampai akhirnya restart setelah selesai proses install maka berhasillah kami memasukan Linux Mint ke dalam sangkarnya. Setelah itupun saya mengecek seluruh bagian-bagian tubuh Mint & kekurangannya hanyalah pada Compiz Fusionnya. Dengan VGA Intel 965 yang di black list oleh Compiz ternyata saya tidak bisa mengaktifkan desktop ekstra di Appearence. Kebetulan juga karena hari juga sudah sore saya pun menyudahi oprek desktopnya, mungkin bisa lain kali. Tanggapan saya terhadap Acer Aspire 5315 ini adalah Laptop yang bagus & mempunyai monitor yang luas yaitu 15″ serta Linux Mint yang sangat memudahkan pemakai Linux pemula.

Zoom

Install Global Menu di Ubuntu Jaunty & Karmic

Global Menu pada panel atas

Setelah menginstall dock ala MacOS pada postingan terdahulu, pada kali ini kita akan melanjutkan modifikasi desktop yaitu Global Menu. Seperti pada MacOS umumnya, pada panel atas terdapat menu yang berfungsi untuk semua aplikasi. Menu yang tampil pada panel atas sebelah kiri biasanya yaitu menu File, Edit, View dan sebagainya. Setiap pergantian aplikasi, global menu akan menyesuaikan menu-menunya sesuai dengan keperluan aplikasi tersebut. Misalnya kita memakai Pidgin, maka pada Global Menunya tertera   Buddies, Account, Tools & Help. Lain lagi bila kita memakai aplikasi Open Office misalnya maka pada Global Menu akan berisikan menu-menu yang ada pada Open Office tersebut. Selain untuk memperluas windownya, Global Menu juga dapat memperindah desktop karena mempunyai ciri khas tersendiri terutama bagi pengagum MacOS. Berikut langkah-langkah install pada Ubuntu Jaunty & Karmic.

1. Untuk menginstall Global Menu ini kita membutuhkan URL PPAnya karena termasuk Repositori Ekstra. Untuk menambahkan PPAnya di Ubuntu, kita buka Terminal kemudian ketik

sudo gedit /etc/apt/sources.list

tekan Enter kemudian isi password anda lalu Enter. Muncul jendela sources listnya

2. Kemudian kita menambahkan URL PPA Global Menu di sources list yang terletak di bagian bawah.

Untuk Ubuntu Jaunty tambahkan URL PPA berikut:

deb http://ppa.launchpad.net/globalmenu-team/ppa/ubuntu jaunty main
deb-src http://ppa.launchpad.net/globalmenu-team/ppa/ubuntu jaunty main

Untuk Ubuntu Karmic tambahkan URL PPA berikut

deb http://ppa.launchpad.net/globalmenu-team/ppa/ubuntu karmic main
deb-src http://ppa.launchpad.net/globalmenu-team/ppa/ubuntu karmic main

setelah selesai simpan & keluar dari sources list.

2. Lalu kita tambahkan GPG keynya dengan mendownloadnya

Untuk Ubuntu Jaunty & Karmic ketik di Terminal

wget http://gnome2-globalmenu.googlecode.com/files/GlobalMenuKey.gpg && sudo apt-key add GlobalMenuKey.gpg

lalu Enter

3. Masih di Terminal ketik

sudo apt-get update && sudo apt-get install gnome-globalmenu

lalu Enter

Setlah selesai proses installnya, kita bisa menampilkan Global Menu dengan cara klik kanan pada panel dan tambahkan global menu applet. Selamat mencoba!

Sumber :

http://code.google.com/p/gnome2-globalmenu/wiki/InstallingonUbuntu

http://abz89.wordpress.com/2009/04/27/how-to-install-globalmenu-panel-applet-on-ubuntu-904/

Masihkah kepedulian itu ada terhadap sesama??

Bagaimanakah perasaan yang anda alami saat melihat gambar di atas?? Pernahkah kiranya anda membayangkan sendiri bila anda yang mengalami kehidupan seperti anak kecil itu?? Pernahkah di kehidupan anda menemui peristiwa semacam ini?? Akankah kita membiarkan mereka begitu saja & sibuk menumpuk harta kita??

Senyum, alangkah indahnya

Pada malam ini dengan sedikit perasaan yang kalut, kembali saya mencari penawarnya. Entah kenapa penyebabnya karena kompleksnya masalah yang saya hadapi. Sayapun teringat agar melihat ke bawah lagi, melihat dunia luar yang luas. Bila masalah yang kita alami terus dipikirkan terus menerus maka akan menyebabkan kelelahan jiwa yang luar biasa. Saya pun ingin mencari dunia luar tersebut & telah saya temukan.  Berikut dunia luar yang saya peroleh dari berbagai sumber yang bisa menyembuhkan perasaan anda.