Langkah setting VGA Trident Microsystem di Toshiba Tecra

Masih ingat postingan saya tentang Install Linux Mint di Toshiba Tecra ber VGA Trident?? Meskipun sampai saat ini saya belum mempraktekan langkah-langkah ini pada Tecra teman saya karena sedang dipakai, ada baiknya saya mencatat langkah-langkahnya agar saya mudah mencari artikel ini bila suatu saat terdapat kasus serupa. Adapun artikel ini saya menyalin dari web http://samarinda.linux.or.id/berita/?q=node/90. Berikut solusinya

vga aku pas ta lspci di terminal nampak

01:00.0 VGA compatible controller: Trident Microsystems CyberBlade XP4m32 (rev 91)

dengan informasi vga yang aku milikin aku kebut aja om google buat bantin aku dan ternyata g sia-sia aku bisa nemuin cara buat ngatasin masalah tersebut.

Yang aku lakuin pertama adalah mem-backup file yang bakal aku rubah yaitu :

sudo cp /boot/grub/menu.lst /boot/grub/menu.lst.backup
sudo cp /etc/X11/xorg.conf /etc/X11/xorg.conf.backup

Abis dibackup baru mulai di edit kedua file tersebut

sudo gedit /boot/grub/menu.lst

tambahkan vga=791 pada baris booting awalnya

/boot/vmlinuz-2.6.27-7-generic root=UUID= ro quiet splash vga=791

trus klo di file xorg.conf dituliskan kaya gini

sudo gedit /etc/X11/xorg.conf

Section “Files”
EndSection

Section “InputDevice”
Identifier “Generic Keyboard”
Driver “kbd”
Option “CoreKeyboard”
Option “XkbRules” “xorg”
Option “XkbModel” “pc105?
Option “XkbLayout” “cz”
EndSection

Section “InputDevice”
Identifier “Configured Mouse”
Driver “mouse”
Option “CorePointer”
Option “Device” “/dev/input/mice”
Option “Protocol” “ImPS/2?
Option “ZAxisMapping” “4 5?
Option “Emulate3Buttons” “true”
EndSection

Section “InputDevice”
Identifier “Synaptics Touchpad”
Driver “synaptics”
Option “SendCoreEvents” “true”
Option “Device” “/dev/psaux”
Option “Protocol” “auto-dev”
Option “HorizEdgeScroll” “0?
EndSection

Section “InputDevice”
Driver “wacom”
Identifier “stylus”
Option “Device” “/dev/input/wacom”
Option “Type” “stylus”
Option “ForceDevice” “ISDV4? # Tablet PC ONLY
EndSection

Section “InputDevice”
Driver “wacom”
Identifier “eraser”
Option “Device” “/dev/input/wacom”
Option “Type” “eraser”
Option “ForceDevice” “ISDV4? # Tablet PC ONLY
EndSection

Section “InputDevice”
Driver “wacom”
Identifier “cursor”
Option “Device” “/dev/input/wacom”
Option “Type” “cursor”
Option “ForceDevice” “ISDV4? # Tablet PC ONLY
EndSection

Section “Device”
Identifier “Trident Microsystems CyberBlade XP4m32?
Driver “trident”
BusID “PCI:1:0:0?
Option “UseFBDev” “true”
EndSection

Section “Monitor”
Identifier “Generic Monitor”
Option “DPMS”
HorizSync 28-51
VertRefresh 43-60
EndSection

Section “Screen”
Identifier “Default Screen”
Device “Trident Microsystems CyberBlade XP4m32?
Monitor “Generic Monitor”
DefaultDepth 24
SubSection “Display”
Modes “1024×768?
EndSubSection
EndSection

Section “ServerLayout”
Identifier “Default Layout”
Screen “Default Screen”
InputDevice “Generic Keyboard”
InputDevice “Configured Mouse”
InputDevice “Synaptics Touchpad”
EndSection

Kalau semuanya udah dirubah ama disimpan ya langsung sudo reboot aja kompi kamu dan lihat hasilnya. Aku harep tu monitor udah dipenuhin ama

Semoga bermanfaat bagi kita semua.

Cara mengaktifkan Compiz di VGA Intel 965

Pada postingan terdahulu tentang install Linux Mint di Laptop Acer Aspire 5315, terdapat masalah sedikit untuk mengaktifkan efek desktop Compiznya. Karena dari Compiz sendiri telah mencantumkan VGA Intel 965 di bagian VGA yang di blacklist sehingga tidak bisa menjalankan efek tersebut. Namun permasalahan tersebut telah terpecahkan oleh Hacker yang mampu menjalankan efek desktop dengan setting sistemnya. Walaupun langkah ini belum saya praktekan pada Laptop Acer Aspire 5315, namun alangkah baiknya bila saya  catat terlebih dulu agar mudah mencari solusi VGA Intel 965 ini bila terdapat kasus yang serupa.

Berikut solusinya meski saya menyalinnya dari Blog orang lain.

sudo gedit /usr/bin/compiz

coba lihat pada bagian ini
# blacklist based on the pci ids
# See http://wiki.compiz-fusion.org/Hardware/Blacklist for details
#T=” 1002:5954 1002:5854 1002:5955″ # ati rs480
#T=”$T 1002:4153″ # ATI Rv350
#T=”$T 8086:2982 8086:2992 8086:29a2 8086:2a02 8086:2a12″ # intel 965
#T=”$T 8086:2e02 ” # Intel Eaglelake
T=”$T 8086:3577 8086:2562 ” # Intel 830MG, 845G (LP: #259385)
BLACKLIST_PCIIDS=”$T”

untuk memperbaiki beri tanda # sehingga
T=”$T 8086:3577 8086:2562 ” # Intel 830MG, 845G (LP: #259385)
menjadi
#T=”$T 8086:3577 8086:2562 ” # Intel 830MG, 845G (LP: #259385)

save dan compiz anda dapat diaktifkan. try it

Sumber : http://ogi12.wordpress.com/2009/10/24/cara-menginstal-vga-intel-gma-x3100-di-ubuntu-9-04/

Alhamdulillah, punya handset Beyond B111

Mantan handset saya

Sekian lama tidak memegang perangkat teknologi ini membuat saya kebingungan dalam aktivitas mobile saya. Sekitar 4 bulan (kalai tidak salah ingat) saya vakum memegang handset ini. Terakhir saya memakai handset Nokia 1600 yang saya jual untuk membeli handset Haier Smart yang niatnya saya beli untuk koneksi Internet murah. Tetapi nasib tak berpihak pada saya karena saat dicoba Handset Smart ini hanya mempunyai sinyal 1 bar & gagal untuk menghubungkannya dengan Internet. Handset Haier D1200p ini pun tak lama di tangan saya karena saya langsung menjualnya seharga Rp. 140.000, jauh dari harga barunya yaitu Rp. 380.000,-.

Mantan handset saya juga

Setelah menabung sekian lama saya bertekad untuk membeli handset lagi yang saya pakai hanya untuk telpon & sms biasa. Niat awalnya sih membeli handset yang bisa untuk koneksi Internet tetapi saya urungkan niat tersebut. Tibalah hari Jum’at tanggal 1 Januari 2010 saya berangkat menuju toko handset di kota saya dengan bekal uang sebanyak Rp. 400.000,-. Wow, banyak sekali handset bagus & canggih yang membuat saya terpesona melihatnya. Melihat harganya yang rata-rata di atas Rp. 500.000 untuk handset yang bisa dipergunakan untuk Internet membuat saya geleng-geleng kepala. Saya pun memutuskan mencari handset yang murah, pilihannya yaitu Nokia 1205 seharga Rp. 255.000 & Beyond B111 seharga Rp. 260.000. Awalnya saya tidak percaya melihat handset Beyond seharga Rp. 260.000, tetapi setelah saya tanyakan pada penjualnya memang demikian harganya.  Padahal dulunya saya mengira handset semacam ini mahal harganya. Dengan fitur biasa pada Nokia 1205 yaitu tambahan lampu senter membuat saya berpaling. Fitur tambahan pada Beyond B111 yaitu layar berwarna, ada senternya serta terdapat rasio fmnya membuat saya tertarik. Dengan selisih harga Rp. 5.000 sudah mendapatkan fitur tersebut. Karena saya membeli tanpa memandang merek & hanya fokus pada performa serta keunggulannya akhirnya saya meminang handset Beyond B111 tunai! Akhirnya saya mempunyai handset baru yang sangat berarti ini. Semoga saya tidak salah memilih Beyond sebagai pendamping saya.

Handset saya saat ini

Sebelumnya saya tidak bermaksud untuk beriklan di tulisan ini & semata-mata hanya menjelaskan keunggulan handset dari mata saya. Saya juga meminta maaf karena gambarnya bukan gambar asli karena saya ambil dari Google. Terima kasih.