Bagi anda yang baru migrasi ke Linux atau Ubuntu, pastilah kita bertanya-tanya tentang software pengganti di Linux. Karena kebanyakan software untuk Linux itu open source maka tak mungkin software propretiary untuk Windows mau menghibahkannya ke Linux😀 . Sebagai pengguna Linux yang baik kita perlu tahu berbagai software Linux yang berfungsi seperti software pada Windows.

Pada kali ini saya akan menyoroti tentang software yang banyak dipakai oleh pengguna Windows yaitu Corel Draw. Siapa yang tidak kenal aplikasi pengolah vektor handal ini? software yang mempunyai pengguna aktif 100 juta orang serta tersebar di 75 negara ini memang spesialis dalam pembuatan software grafis. Tak tanggung-tanggung Corel sendiri membuat 8 sofware yang mendunia. Dimulai dari pengolah grafis, video sampai pengompresi file pun mereka ciptakan. Maka tak salah lagi bila salah satu produknya yaitu Corel Draw edisi X4 ini juga laris bak kacang goreng meski harganya sekitar Rp. 3.375.900 di bhinneka .com. Sudah menjadi rahasia umum bila larisnya software Corel Draw ini tak seluruhnya legal. Karena kebanyakan software Corel Draw ini adalah hasil menjiplak tanpa izin. Kalau pun ada yang memakai yang legal itu juga ada kendati sedikit jumlahnya. Mereka yang memiliki dana berlebih semisal desainer handal adalah salah satu pengguna Corel Draw yang legal. Kendati Corel membuat versi free trial untuk produk Corel Drawnya tak menyurutkan pengguna yang nakal untuk menyalinnya. Kasus-kasus semacam ini pun bukan Corel saja yang mengalami, berbagai perusahaan pembuat software handal lain seperti Adobe & Macromedia. Mereka-mereka itu adalah sasaran empuk konsumen yang nakal😀 .

Pengembang software Linux pun mengembangkan software pengolah vektor & grafis yang tentu saja open source lho. Hal ini sangat menguntungkan karena meminimalkan penggunaan software yang berlisensi & ilegal. Adapun software ini adalah Inkscape, software open source yang tak kalah dengan Corel Draw dalam mengolah grafis.  Untuk membuat desain logo, desain abstrak sampai kelas expert pun bisa dilakukan seperi halnya melakukannya di Corel Draw. Dari lay out aplikasi Inkscape ini agak sedikit berbeda dengan Corel Draw tapi tetap mudah kok untuk dipelajari😀 . Kendala utama yang banyak dikeluhkan hanyalah pengguna yang malas untuk belajar Inkscape. Hal ini terjadi karena mereka sudah terbiasa dengan Corel Draw sehingga malas untuk belajar lagi.

Inkscape sendiri juga telah menyediakan dokumentasi bagi penggunanya, sehingga mempermudah mereka yang sedang belajar. Selain dari dokumentasi ini, Inkscape juga telah menyediakan menu pertolongan di aplikasi Inkscape sendiri sehingga tidak terkoneksi dengan internet pun tak masalah lagi. Untuk selengkapnya tentang dokumentasi ini silahkan klik di sini. Bila anda masih tak percaya tentang karya yang dihasilkan lewat Inkscape, berikut saya tampilkan karya grafis yang tak kalah bila dibuat dengan Corel Draw.

Bagaimana? bagus sekali kan karya desainer dengan Inkscape?.

Inkscape ini telah ada di repositori Ubuntu sehingga anda dapat dengan mudah menginstallnya. Selain tersedianya software untuk Linux, Inkscape juga tersedia untuk sistem operasi tetangga yaitu Macintosh & Windows. Pantaslah bila kita sebut bila Inkscape sangat baik hati kepada kita karena inilah kelebihannya Linux serta aplikasi yang open source😀 .

Adapun tentang cara install Inkscape ini akan saya tulis pada postingan berikut, tentunya di Ubuntu serta keluarganya. Semoga bermanfaat !

Sumber Gambar http://inkscape.org

16 pemikiran pada “Adakah pengganti Corel Draw di Ubuntu?

  1. sebenarnya nih software dahsyat sangat
    aku sudah coba dan penggunaannya cuga cukup mudah
    nah …. kendalanya adalah saat kita mau cetak di percetakan tuh yg susah, karena percetakan hanya menerima file corel
    wek… repot sangat
    apa perlu kita minta tuh percetakan migrasi aja ke linux
    wekekek

    salam, dark

  2. assalamu’alaikum. mari mencari keberkahan hidup . dengan memurnikan bensin usaha yang kita pakai . semoga inkscape bisa jadi perantara untuk para desainer dalam mencarai keberkahan hidup . semangat

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s