Install Linux Mint Helena di Toshiba Satellite L510

Sebelumnya saya minta ma’af karena telah posting artikel tapi belum jadi. Harap maklum karena ada kendala yaitu semangat mengetik saya lagi turun jadi rehat dulu begitu.

Pada postingan ini sesuai judulnya yaitu saya melakukan operasi pada Laptop Toshiba Satellite L510 yang telah terinstall Windows & dalam keadaan baru. Sperti yang anda ketahui bahwa Laptop ini adalah Laptop yang terkenal akan ketangguhannya sehingga saya sendiri pun heran akan harga belinya yang mencapai Rp. 6.000.000,- . Dengan spek yang sangat wah untuk ukuran saya makan tak memerlukan waktu yang lama untuk menginstalkan Linux ke dalamnya. Tetapi karena di dual boot dengan Windows maka saya hanya memakai 20GB dari 320GB harddisk dengan pertimbangan karena hanya untuk menghapus virus Windows saja sehingga tak membutuhkan space harddisk yang besar. Walaupun dipakai hanya untuk menghapus virus maka tak apalah karena itu juga untuk sosialisasi Linux kepada masyarakat juga.

Pilihan distro Linux yang dipakai jatuh pada Linux Mint Helena yang segar kendati pada awalnya hendak memakai Sabily Gaza sebagai pilihan saya. Akan tetapi saat saya menjalankan Sabily Gaza via live cd seperti ada yang rusak tampilannya, entah ada yang rusak saat proses burn  atau memang aslinya begitu. Ditambah lagi saat saya menuliskan keyboard layout saat hendak install Sabily kok ada yang aneh yaitu mengetik huruf M kok jadi tanda koma. Setelah bertanya pada teman telah diketahui bahwa keanehan saat mengetik karena Sabily memakai default keyboard dari negara Perancis!!!!. Karena sudah terlanjur install Linux Mint & telah di update paket-paketnya maka Sabily Gaza pun ditangguhkan.

Proses operasi penyuntikan Linux Mint Helena pun dilakukan, dengan berbekal Linux Mint edisi Main Universal+koneksi Speedy maka berjalan dengan sukses. Dengan space harddisk sebesar 20 GB, saya pun hanya membuat partisi root  & swap saja mengingat keterbatasan space tersebut. Langkah demi langkah install pun mulus dijalani oleh Toshiba Satellite ini dah berhasil berintegrasi mulus dengan Windows. Untuk proses selanjutnya yaitu penambahan codec multimedia, aplikasi tambahan dengan bantuan Speedy saya & menggunakan sudo pppoeconf maka Toshiba Satellite pun bebas terbang ke dunia maya. Singkat kata semua komponen Laptop tersebut telah terdeteksi dengan baik oleh Linux Mint, sungguh Laptop yang bagus.

Tapi sayangnya saya tidak mengambil gambarnya karena ketiadaan kamera sehingga saya hanya menyertakan gambar Laptop dari Google saja. Sekali lagi Linux telah saya sebarkan, menunggu pasienn selanjutnya 😀 .