Okey, kembali lagi berjumpa dengan saya lagi kali ini. Setelah rehat beberapa lama karena semangat mengetik yang sedang turun, kembali saya mengumpulkan tenaga untuk kembali unjuk jari di papan ketik ini.

Pada postingan kali ini saya akan mengenang sebuah distro Linux yang sangat berarti di lubuk hati saya yaitu Blankon Linux edisi Meuligo. Perlu diketahui bahwa Blankon Linux adalah salah satu distro Linux yang dikembangkan oleh Yayasan Penggerak Linux Indonesia beserta Komunitas Ubuntu Indonesia yang disesuaikan untuk pengguna dari Indonesia. Adapun Blankon Linux sendiri adalah berasal dari Ubuntu & mempunyai repositori sendiri selain repositori Ubuntu. Untuk jelasnya silahkan lihat di sini. Untuk melihat berbagai fitur Blankon Meuligo ini silahkan klik di sini

Cerita bermula saat saya mencoba-coba distro Linux sekitar 12 bulan lampau. Setelah mencoba install Ubuntu Hardy Heron & terperangah melihat desktopnya kendati hanya 800X600 karena VGA yang tidak support, kembali saya ingin mencoba distro Linux yang lain. Selain karena tidak mempunyai koneksi Internet pada saat itu, memakai Ubuntu Hardy Heron hanya bisa untuk mengetik saja, ingin bermain multimedia tidak bisa karena harus install codecnya terlebih dulu. Pada saat itu saya sama sekali belum mengenal yang namanya APT-WEB ataupun repositori. Jadi kalau masalah install aplikasi sama sekali belum bisa. Kebetulan saat itu saya sudah mengenal Blankon Linux ini dari Internet, setelah membaca artikel di blankonlinux.or.id maka terbukalah mata hati saya untuk segera meminangnya. Dengan tampilan Blankon Meuligo yang serba hijau pada saat itu serta fitur yang disertakan lebih lengkap dari Ubuntu Hardy Heron , membuat saya semakin ingin memilikinya. Terlebih lagi setelah saya melihat tulisan bahwa Blankon ini menyediakan sarana pendukung multimedia yang lebih baik karena bisa memainkan mp3 & video, sungguh sangat menyenangkan hati saya waktu itu.

Untuk memiliki Blankon Meuligo itu pun tidak mudah. Rencana untuk mengunduhnya langsung tidak memungkinkan karena kecepatan warnet yang memang seperti angin sepoy-sepoy. Jalan satu-satunya saat itu yakni dengan membeli cd di toko online. Kebetulan pada saat itu ada teman saya yaitu Anggy Rock yang juga hendak membeli cd Linux Musix & Ubuntu Studio. Bagai pucuk dicinta, ulam pun tiba saya pun titip untuk membeli cd Blankon Meuligo beserta Super Ubuntu. Setelah setor uang pada teman saya, transaksi mulai dilakukan pada salah satu toko penjual cd Linux online. Berdebar hati saya menunggu cd distro impian yang dipaket via TIKI itu. Hari demi hari pun berlalu seiring gugurnya dedaunan di halaman rumah. Yang ditunggu-tunggu pun telah tiba, langsung saya ambil cd Blankon titipan saya untuk diinstall di komputer saya itu.

Setelah mengatur BIOS di CD ROM & meletakkan cd Blankon Meuligo ke tray CD ROMnya, proses booting pun mulai. Sungguh pemandangan berbeda tampak di monitor,dengan tampilan boot option yang serba hijau segar membuat saya terpesona. Sungguh saya merasa bahagia melihat tampilan desktop yang seperti ini. Selanjutnya setelah masuk ke tampilan desktopnya yang full satu monitor penuh, saya mencoba tentang sarana multimedia yang tertulis dapat memainkan mp3 serta video. Dan hasilnya, kereeeeeeennn euy. Mp3 sukses dibabat oleh Rhytmbox serta film Naruto berjalan mulus di Movie Player, sungguh puas mencoba Blankon Meuligo ini. Itulah kebahagiaan seorang newbie yang baru sedikit tahu tentang Linux & baru menikmati fitur dari multimedianya. Sejak saat itulah saya naksir Blankon Linux kendati sekarang saya memakai Ubuntu.

Bagian-bagian Desktop Blankon Meuligo

Kendati telah memakai Blankon Meuligo yang keren, masih tetap sama kegiatan saya pada waktu itu. Tanpa koneksi Internet, tanpa melakukan proses install aplikasi serta bermain-main audio video & mengetik dokumen sudah cukup bagi saya waktu itu. Sungguh suatu pengalaman yang takkan terlupakan. Walaupun saat ini saya memakai Ubuntu sebagai sistem operasi komputer saya, masih ada kerinduan untuk meminangnya kembali. Saya pun berencana akan menggunakan Blankon edisi Ombilin mendatang & segera melanjutkan mimpi saya saat itu. Blankon oh Blankon……

4 pemikiran pada “Nostalgia Blankon Meuligo

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s