Seorang pengguna Linux Ubuntu yang militan pasti mengetahui bahwa jumlah aplikasi yang terkandung dalam repositori luar biasa besarnya. Dikutip dari juraganlinux.net diketahui bahwa besarnya seluruh aplikasi dalam repositori mencapai angka 31 GB. Tentu saja tak semua aplikasi diinstall semua ke dalam Ubuntu kita, hanya yang penting & kita perlukan saja. Selain itu diperlukan juga kejelian kita saat menginstall Ubuntu, kita perlu cermat dalam menentukan partisi sistem serta home nya.  Jangan sampai kita menentukan jumlah partisi misalnya saja untuk rootnya terlalu kecil maka kapasitas untuk menginstall aplikasi pun terbatas.

Manual Page apt-get autoremove + autoclean

Tapi bila kita memang sudah menentukan partisi untuk root dengan jumlah yang kita anggap besar tetapi masih belum cukup karena banyaknya aplikasi yang kita pasang maka mengakibatkan menipisnya space kosong di partisi root. Apalagi bila root telah penuh maka kita tak bisa melakukan penginstalan apapun pada Ubuntu kita. Saya contohkan pada Ubuntu Lucid saya. Saya sudah membuat partisi root saya saat menginstall Ubuntu dulu sebesar 15 GB. Setelah saya jejali Ubuntu dengan berbagai desktop environment yang saya pasang semua serta aplikasi yang bejibun membuat partisi root saya hanya tersisa 700mb. Sungguh sangat rakus sekali saya pada partisi.   Tetapi jangan patah semangat kawan bila kita mendapati permasalahan seperti itu, masih ada jalan lain untuk membuat lapang space root Ubuntu kita, kendati gak lapang-lapang amat sih😀

Berikut cara yang saya ambil untuk membuat space root/filesistem kita menjad agak lebar, lumayanlah jadi tidak penuh-penuh amat dengan menghapus aplikasi/paket yang tidak penting. Dalam hal ini saya menghapus semua desktop environment serta aplikasi yang jarang, bahkan yang saya tidak pakai. menghapus aplikasi/paket ini sangat jelas pengaruhnya pada kelapangana partisi. Adapun untuk menghapus aplikasi/paket memiliki beberapa cara yaitu

– Menghapus aplikasi secara manual via Synaptic /Ubuntu Software Center

– Menghapusnya aplikasi beserta paketnya via terminal

Adapun untuk menghapus via terminal juga terbagi lagi menjadi beberapa cara yaitu

apt-get autoremove

perintah ini berfungsi untuk menghapus paket yang secara otomatis terinstall dependensinya serta sudah tak digunakan lagi. Perintah ini sangat ampuh karena dapat menentukan paket mana yang mubadzir secara otomatis. Saya ingatkan agar jangan kaget bila kita mempunyai yang kita install & tidak kita pakai ternyata ikut di remove juga😀 .

apt-get autoclean

perintah ini berfungsi untuk membantai paket  yang berada di lokal repositori yang terletak di /var/cache/apt/archives & di /var/cache/apt/archives. Paket-paket ini sebenernya ada karena kita menginstall suatu aplikasi & paket-paketnya terkumpul  serta otomatis tersimpan di situ. Tentu saja bagian ini juga harus dibersihkan toh aplikasinya gak hilang kok.

Demikian langkah yang saya ambil untuk membuat partisi root saya longgar. Dengan menggunakan langkah di atas saya telah memangkas sekitar 2 GB ruang file sistem yang tadinya hanya tersisa 700 mb.

 

Sumber : Manual Page apt-get

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s