Halo teman-teman, maaf ya baru bisa posting😀

Di awal tahun baru masehi 2010 ini saya merasa ingin membahas tentang mainan baru saya yaitu distro Sabayon Linux 5.4. Lama berkutat dengan Ubuntu membuat saya bosan & ingin beralih ke distribusi yang lain. Sebuah distribusi Linux yang mudah dipakai seperti PCLinuxOS serta aplikasinya mudah didapat secara manual seperti apt-webnya Ubuntu itulah yang saya cari.

Sabayon 5.4 GNOME with Conky

Alkisah pada suatu hari adik saya pernah berkata tentang sebuah distro Linux bertitel Sabayon. Dari perkataan adik saya ini saya langsung menuju ke distrowatch.org untuk menelusuri jejak Sabayon ini & ternyata memiliki rangking di bawah PCLinuxOS. Kemudian saya menuju markas Sabayon langsung di sabayon.org tampaklah berbagai penjelasan akan distro ini. Di web tersebut selain saya dapati asal muasal distro Sabayon juga saya temukan halaman pencarian paket aplikasi yang berguna untuk mengunduh paket repositori untuk kemudian diinstall sendiri. Selain itu saya sangat kagum pada prinsip Sabayon yaitu KISS(Keep It Simple Stupid) serta OOTB(Out Of The Box). Sabayon yang dimodif dari distro Gentoo ini mempunyai banyak varian desktop mulai dari GNOME, KDE hingga LXDE pun ada. Untuk sumber dana pengembangan distro ini berasal dari sponsor Universitas Eropa sana, oh iya distro Sabayon ini berasal dari negeri Italia. Sabayon sendiri artinya adalah nama sebuah makan di Italia sana lho menurut wikinya.

Paket Managernya Sabayon => Sulfur

Karena semakin penasaran & rasa bosan yang memuncak, saya langsung request distro Sabayon baru berdekstop GNOME ke Fajar, dedengkot Warnet Linux Roket Net di daerah saya. Selang 2 haari kemudian pesanan sudah tersedia & coba live dvd dulu. Ada yang menarik pada saat proses masuk ke desktop Sabayon ini, terdengar suara nyanyian musik rock!. Desktop GNOME Sabayon pun sama dengan GNOME Ubuntu, hanya saja pada menu aplikasinya berbeda dengan Ubuntu. Tak lama kemudian saya install triple boot dengan OS lain di lenovo saya & berjalan dengan lancar. Setelah mencoba Sabayon dengan 2 OS lain maka masih belum memuaskan saya. Dengan nekad saya pinjam HD eksternal teman saya untuk membekup semua data dengan tujuan untuk install Sabayon pada seluruh isi HD.  Installasi Sabayon kedua pun dilakukan & saya membantai  OS lain di lenovo saya tanpa ampun😀 . Untuk proses installasi ada yang berbeda dengan Ubuntu yaitu adanya pemilihan jenis partisi yang standar ext4 atau yang RAID. Untuk akun & password Sabayon juga dibedakan menjadi dua yaitu untuk user biasa & untuk adminnya. Oh iya, sesuai dengan kelebihan yang diklaim Sabayon bahwa proses installasi hanya memakan waktu 10 menit adalah benar, saya telah menghitung proses installasi & pas 10 menit lho😀.

Mengunduh Paket Aplikasi

Dari sinilah petualangan dengan Sabayon dimulai, untuk  target operasi awal saya akan membuat si Sabayon ini terbang ke Internet. Cara agar si Sabayon bisa terbang akan saya bahas di postingan selanjutnya.  Lets rockin Sabayon 😀

8 pemikiran pada “Memasang Sabayon 5.4 di Lenovo G450

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s