Entah mengapa tadi pagi saya ingin memakai distro Blankon, saya cari-cari cd ataupun ISO di Laptop & ditemukanlah ISO Blankon Ombilin!. Niat meminang distro bangsa ini semakin menggebu-gebu ketika ada harddisk eksternal pinjaman di meja, langsung saya backup semua datanya untuk melakukan fresh install. Sebelumnya saya memiliki distro Sabayon yang telah terinstall, niat untuk melakukan poligami pun mustahil dilakukan karena sisa harddisk yang tidak cukup. Demi keinginan saya untuk memakai Blankon Ombilin ini maka saya memutuskan untuk mengorbankan distro Linux yang ada yaitu Sabayon 5.5 KDE!

Tampilan wallpaper berubah mengikuti waktu

Proses installasi berjalan dengan cepat & mudah dimengerti karena menggunakan bahasa pengantar bahasa Indonesia. Saya bekali Blankon Ombilin ini dengan 20 GB filesystem, 2 GB swap & sisanya home. Saya hitung proses installasi ini kurang dari 15 menit & berjalan dengan sukses sentosa. Kemudian saya reboot setelah installasi selesai & masuk ke desktop Blankon Ombilin yang elegan.

Sepintas memakai Blankon Ombilin ini sangatlah enak, enak karena terdapat paket-paket penting yang telah terinstall di dalamnya semisal codec multimedia, aplikasi internet & aplikasi officenya. Dengan menggunakan kernel bawaan yaitu 2.6.32-23, Blankon ini telah siap terhadap modem CDMA AC 2726 milik saya. Tinggal setting connection sedikit pada network managernya , Internet pun terjalin mesra di Laptop saya. Oh iya, di dalam Blankon Ombilin ini telah disediakan manual page karangan om Wiramaswara & om Wayan Alit Sudarsana yang mudah dimengerti. Untuk pengenalan hardware macam VGA,Wifi, Webcam ataupun Bluetooth laptop Lenovo G450 terlihat tidak ada masalah karena semuanya telah terdeteksi dengan sempurna. Kelemahan yang saya temui di Blankon Ombilin ini yaitu sedikitnya aplikasi yang terinstall, hal ini bisa terlihat saat kita klik main menu &  keluar sedikit aplikasinya. Kelemahan lain yaitu bila memakai repositori bawaan Blankon Ombilin ini paketnya tidak lengkap. Hal ini saya buktikan saat saya hendak memasang Conky & hasilnya tidak ada. Untuk menutupi kelemahan tersebut saya mengganti repositori bawaan Blankon dengan repositori Ubuntu Lucid Lynx dari repo.ugm.ac.id.

Demikianlah tulisan singkat dari seorang pemula  di Linux, bila terdapat kekeliruan maka harap maklum.

9 pemikiran pada “Meminang Blankon Ombilin di Lenovo G450

  1. Gagal pertamax (doh)
    Pake distro lokal: pulang kampung nih..!
    Napa ga pake Sajadah Om paketnya lebih lengkap. Cuman di Asus ane wifinya lum konak, napa ea?

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s