Assalamu’alaikum semuanya ?

Pada kali ini saya akan menulis tentang langkah untuk mengganti alamat repositori di Debian Squeeze. Setelah berhasil menghubungkan modem AC2726 dengan Debian 6, selanjutnya saya akan mengupdate seluruh paket-paketnya. Untuk mempercepat proses pemutakhiran paket maka kita menggunakan cara lama yaitu menggunakan server repository yang dekat dengan tempat kita.

Sebagai contoh, repositori Debian Squeeze yang dekat dengan tempat saya yaitu repo.ugm.ac.id yang berada di kota Jogja. Sayapun bersegera menuju ke eb repo.ugm.ac.id & masuk ke list reponya Debian Squeeze ini. Kemudian saya salin alamat url repo Debian Squeeze ini sambil menyamakan dengan  webnya Om Geazzy yang membahas tentang sources listnya. Kemudian saya buka terminal & ketik

su >masuk ke root & isi passkeynya

lanjut dengan command

nano /etc/apt/sources.list lalu enter

pada  konfigurasi standarnya akan tampak repo security Debiannya. Lalu saya tambahkan repositori dari UGM ini ke dalam list tersebut

# Repo UGM Debian Squeeze
deb http://repo.ugm.ac.id/debian squeeze main non-free contrib
deb-src http://repo.ugm.ac.id/debian squeeze main non-free contrib

lalu saya simpan & close. Selanjutnya saya update semua paket Debiannya dengan command apt-get update. Imbas dari pemakaian repo lokal ini yaitu proses update serta pengunduhannya berlangsung lebih cepat kendati internet yang saya miliki tidak bagus. Coba kalau punya koneksi dewa, pastinya lebih wuzzz seperti Hayabusa😀 .

Bagi teman-teman yang bertempat berbeda dengan saya maka silahkan search alamat repo Debian Squeeze ini, cara untuk memasangnya di sources list pun sama dengan yang saya lakukan di atas.

Demikian & terima kasih😀 .

References : Geazzy Blog’s

8 pemikiran pada “Memasang Repositori Lokal pada Debian Squeeze

  1. Bro Yogie mau nanya nih kemarin saya ada beli dvd respository Maverick ada 8 dvd lalu saya udah jalani command sudo apt-cdrom add, sudo apt-get update ke 8 dvd nya udah saya add. Tapi saat saya sudo apt-get install nama-aplikasi misal k3b masih ada problem dengan dependency nya terutama file lib yang dicari gak ada. Apakah ada masalah di repository saya.

    1. saya dulu pernah pakai cd repo pinjaman gitu saat memakai ubuntu 8.04 & selalu bermasalah seperti yang om Falcon alami.sejak itu pula saya tak pernah lagi pakai repo dvd & beralih ke apt-web.
      sekedar saran mending om Falcon buat repo lokal di harddisk aja,isi ke 8 repo tsb disalin ke harddisk & kemudian dioprek sedemikian rupa sehingga ubuntu dapat memasang paket dari situ.saya sendiri belum pernah mencoba & saya beri saran agar main ke forum ubuntu-indonesia.com karena cara membuat repo lokal di HD pernah dibahas. harap maklum hehe😀
      oh iya,di ebook ubuntu-indonesia.com tersedia cara membuat repo di HD.silahkan unduh & baca halaman 186😀

  2. Maaf sedikit bertanya, gmna caranya buat tulisan yang ada di gambar di atas menjadi warna warni. Apakh warna warni tulisan itu dapat diterpkan di terminal???? Trima Kasih

    1. tulisan warna-warni pada gambar itu adalah defaultnya om, untuk membuat huruf warna-warni pada terminal juga bisa.silahkan modifikasi preferensi profil terminal lalu ubek2 bagian font gitu.maaf, saya sedang gak pake Linux nih hehe.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s