How to Resolve Tab Completion Problem in Debian/Ubuntu

Asslamu’alaikum temanku semuanya?

Di sore ini saya sempatkan untuk menulis secarik tulisan setelah sekian lama vakum ngeblog. Tema yang saya ambil kali ini yaitu tentang cara mengatasi masalah Tab Completion Terminal baik Debian atau Ubuntu. Yang dimaksud dengan tab completion pada terminal yaitu saat kita menuliskan suatu command kemudian kita tekan tombol Tab maka command tersebut akan muncul dengan lengkap. Sebagai contoh misalnya saya akan menulis command apt-get,  bila saya manfaatkan fitur tab completion ini maka saya cukup menulis command apt-g  lalu tekan tab kemudian command apt-get akan muncul lengkap.

Dibalik manfaat tab completion yang sangat jos ternyata tab completion tersebut tak dapat difungsikan di dalam terminal Ubuntu Natty & Debian Squeeze saya. Pada Ubuntu Natty milik adik saya telah saya coba fitur ini & tak berfungsi sebagaimana mestinya. Pada Debian  Squeeze saya juga mengalami masalah yang sama, tak bisa menggunakan tab completion dengan sempurna.

Namun Alhamdulillah, setelah keluyuran ke sana ke mari saya menemukan petunjuk untuk mengatasi masalah tab completion tersebut. Ada semacam konfigurasi yang perlu diaktifkan agar fitur tab completion sepenuhnya bekerja, berikut caranya

Catatan = petunjuk di bawah ini berlaku untuk Debian Squeeze & Ubuntu Natty, untuk distro lain menyesuaikan

Lanjutkan membaca “How to Resolve Tab Completion Problem in Debian/Ubuntu”

Memasang Globalmenu pada Debian Squeeze

Assalamu’alaikum temanku?

Di halaman FB saya melihat update status kawan saya yaitu om Geazzy tentang pemasangan Globalmenu pada Debian Squeezenya. Saya klik link yang disisipkan oleh om Geazzy & membaca sejenak tentang pemasangan Globalmenunya. Pada artikel Globalmenu tersebut om Geazzy menambahkan repositori ppa Globalmenu stable milik Ubuntu yang hasilnya works  pada Debiannya. Dalam hati pun saya merasa tertantang untuk mencari cara lain untuk memasang Globalmenu ini pada Debian kesayangan. Proses oprek Debian pun mulai lagi saat ini juga 😀 .

Globalmenu di panel

Oh iya, sebelumnya perlu diketahui GNOME Globalmenu adalahh suatu aplikasi penampil menu bar yang muncul pada panel. Mudahnya bisa kita lihat pada panel atas sistem operasi Mac yang berisi menu-menu saat dibuka aplikasi apapun. Seperti itulah kegunaan dari GNOME Globalmenu ini.

Paket Globalmenu ini tentu saja tidak tersedia di reponya Debian, perlu sedikit usaha untuk memiliki Globalmenu ini 😀 . Kemudian saya teringat saat menambahkan repositori tambahan Debian Squeeze kemarin saat memasang aplikasi Dockbarx kemarin, pada repositori Hadret tsb sepertinya memiliki banyak paket yang menarik saat saya lihat sepintas. Lalu saya iseng-iseng membuka Synaptic & mencari paket Globalmenu. Asyikkkk, ternyata paket Globalmenu memang telah tersedia di repositori Hadret & saya tinggal memasangnya saja.

Lanjutkan membaca “Memasang Globalmenu pada Debian Squeeze”

Memasang Dockbarx di Debian Squeeze :D

Assalamu’alaikum temanku?

Malam sudah semakin larut, satu per satu teman-teman saya sudah mulai offline & saya sendiri masih melek tanpa dosa :D. Daripada bengong di depan laptop Lenovo sendirian  saya manfaatkan untuk mengupdate blog lagi, mumpung ada ide & semangat. Pada malam ini saya akan membahas tentang pemasangan aplikasi Dockbarx pada Debian Squeeze. Adapun pemasangan Dockbarx pada Ubuntu sangat mudah & tersebar di internet. Karenanya Debian menjadi target kelinci percobaan pada malam ini.

Dockbarx on my Debian Panel

Sebelum ke pemasangan, saya uraikan tentang Dockbarx ini sedikit. Dockbarx adalah semacam windows list yang terletak di panel & menampilkan window yang aktif. Untuk mudahnya tampilan Dcokbarx ini seperti tampilan window listnya Windows 7 yang tampilannya kotak persegi & bukan seperti kotak persegi panjang seperti window list default Debian. Dengan memasang aplikasi Dockbarx ini tentu saja akan mendongkrak  tampilan desktop serta menghemat ruang dalam panelnya. Tetapi pemasangan Dockbarx pada Debian Squeeze juga tidak mudah layaknya Ubuntu karena Debian ini tidak menyediakan ppa serta tidak ada dalam repositori aslinya. Untuk dapat memasang Dockbarx pada Debian Squeeze, kita perlu memasang repositori dari Hadret yang bersifat unstable & experimental. Perlu juga dipahami dengan dipasangnya repositori tidak resmi Debian ini maka kita mananggung sendiri resikonya nanti. Baiklah, langsung saja ke tkp 😀 – koneksikan Debian Squeeze dengan internet & buka terminal – masuk sebagai root dengan ketik su & tulis passwordnya – ketik command berikut untuk masuk ke dalam sources.list Debian nano /etc/apt/sources.list lalu enter. akan muncul konfigurasi sources.list pada terminal Debian. Kemudian salin repositori berikut & paste di dalam konfigurasi sources.listnya Lanjutkan membaca “Memasang Dockbarx di Debian Squeeze :D”

Ubuntu Natty Narhwal /11.04 Tersedia di apt-web.dahsy.at

Assalamu’alaikum semuanya?

Baru saja saya mendapat kabar dari teman jauh di Jakarta yaitu om Zico bahwasanya web apt-web.dahsy.at telah menyediakan databasenya untuk Ubuntu 11.04 atau Natty Narhwal.  Saya sendiri baru saja mengecek apt-web.dahsy.at kemarin & Ubuntu Natty belum tersedia. Oleh karena itu kita patut bergembira & berterima kasih kepada pembuat apt-web yaitu om Fajran Iman Rusadi 😀 .

Dengan demikian bagi pengguna Ubuntu Natty/11.04 yang ingin memasang aplikasi secara offline maka bisa langsung mengunduhnya di apt-web.dahsy.at. Dilanjutkan dengan menginstallnya di mesin Ubuntu Natty baik dengan dobel klik pada paket debnya/gdebi ataupun dengan sudo dpkg -i melalui terminal.

Sekali lagi kita ucapkan terima kasih pada om Fajran & keep open your mind 😀

apt-web by Fajran Iman Rusadi

Memasang Font Droidsans (Android Font) di Ubuntu/Debian

Assalamu’alaikum semuanya?

Berawal saat ada komentar di postingan saya tentang font Ubuntu dari om Seno bahwasanya ada font lain yang menarik yaitu Droidsans, saya langsung browsing segera. Didapatlah sebuah font yang diciptakan oleh Google Developer yang bernama Droidsans & dipergunakan juga pada produk gadgetnya yaitu Android. Untungnya kita dapat mengunduh secara manual file ttfnya & dapat dipasang di Linux.

Droidsans Font

Pada kali ini saya lagi-lagi akan mencoba memasang font Droidsans pada Debian/Ubuntu, berikut langkahnya

– unduh file ttf Droidsans di sini atau langsung saja ke web http://www.fontsquirrel.com/fonts/Droid-Sans. Ukuran filenya kecil kok, hanya 166.3 KB.

– setelah diunduh lalu ekstrak file zipnya & akan terbentuk folder ekstrak Droid-Sans

– buka terminal lalu masuk direktori Downloads dengan cara ketik cd Downloads  lalu enter

Lanjutkan membaca “Memasang Font Droidsans (Android Font) di Ubuntu/Debian”

Memasang Font Ubuntu Secara Offline di Debian/Ubuntu

Assalamu’alaikum semuanya?

Terima kasih saya sampaikan bagi teman-teman yang sering mampir ke blog saya kendati isinya tidak woww 😀 . To the point, kita tahu bahwa Ubuntu telah memiliki font huruf tersendiri & telah dipasang secara default pada versi Maverick ke atas(kalau tidak salah hehehe). Font ciptaan Ubuntu ini terlihat sangat khas lho & bagus sekali tampilannya. Oleh karena itu saya ngotot untuk memakai font ini pada Debian Squeeze serta Ubuntu Lucid yang notabene belum ada font Ubuntunya. Oh iya, untuk informasi lain tentang font ini silahkan berkunjung ke http://font.ubuntu.com/

Permasalahan menarik yang saya hadapi yaitu saya tidak mendapati cara pemasangan font ubuntu ini pada Debian Squeeze. Rata-rata pemasangan font ubuntu di internet menggunakan ppa sedangkan pada Debian tidak menyediakan fitur ppa. Selain itu saya juga sangat teramat malas menggunakan ppa font ubuntu ini pada Ubuntu Lucid karena proses pengunduhannya lama sekali mengingat kemampuan koneksi inet saya yang pas-pasan. Oleh karena kenyataan tersebut saya mencari cara untuk memasang font ubuntu secara offline & memasang manual tanpa ppa sehingga bisa dipasang pada distro Debian Squeeze & distro lain.

Berikut caranya (berlaku di Debian serta Ubuntu, untuk distro lain saya rasa sama)

– unduh font ubuntu berformat zip sebesar 1.5 MB di sini, kemudian ekstrak & terbentuk folder ubuntu-font-family-0.71.2

– oh iya, file hasil unduhan serta folder ekstrakannya berada di direktori Downloads. Buka terminal lalu ketik cd Downloads lalu enter untuk masuk ke direktori Downloads

– untuk memuat font ubuntu ke dalam sistem Debian/Ubuntu maka kita perlu memindahkan/menyalin file ttf ubuntunya ke direktori /usr/local/share/fonts.

pada Debian, proses pemindahan/penyalinan file ttf ubuntunya sebagai berikut

1. masuk sebagai root dengan ketik su lalu enter & masukan password.

Lanjutkan membaca “Memasang Font Ubuntu Secara Offline di Debian/Ubuntu”

Memonitor Bandwith Internet di Terminal Ubuntu/Debian

Assalamu’alaikum semuanya?

Di sore menjelang senja ini  sembari terkena syndrom lazy boy, saya akan membahas tentang cara untuk memonitor pemakaian bandwith internet melalui terminal atau command line. Adapun  aplikasi monitoring bandwith internet yang akan kita pasang yaitu bwm-ng.. Adapun saya memperoleh bocoran aplikasi ini dari forum ubuntu-indonesia.com. Cara untuk memakai bwm-ng ini pun sangat mudah cukup buka terminal Debian/Ubuntu lalu ketik command bwm-ng & enter. Seketika di terminal akan muncul statistik pemakaian bandwith baik untuk device ppp0, eth0, eth1 atau lo. Adapun untuk informasi lain tentang  bwm-ng ini bisa kita lihat di manual pagenya.

Berikut cara pasangnya

– koneksikan Debian/Ubuntu dengan internet & buka terminal

– ketik command sudo apt-get install bwm-ng lalu enter  (Ubuntu), untuk distro Debian masuk sebagai root dulu dengan mengetik su lalu enter & tulis passwordnya.

Bagi penyuka terminal & bosan dengan tampilan GUI maka perlu mencoba bwm-ng ini, selamat mencoba!

bwm-ng

Cara Mengunci Panel Ubuntu/Debian GNOME version

Assalamu’alaikum my friends, wish all be fine 😀

Sembari menenggak kopi rasa mocca, kembali saya tulis postingan Linux khusus untuk temanku semuanya yang ganteng & cantik 😀 . Seperti yang kita tahu bahwa menyesuaikan tampilan desktop dari wallpaper, theme,panel sampai iconnya adalah perkerjaan yang muda-mudah gampang. Maksud saya yaitu menyetting tampilan itu gampang saat mood ada & sulit bila tak ada inspirasi. Tentulah kita semua tak mau tampilan desktop yang kita setting susah-susah menjadi hancur karena diobrak-abrik oleh orang lain kan?. Oleh karena pada sesi ini saya akan membahas tentang cara mengunci panel Ubuntu/Debian GNOME, berikut caranya

– Tekan alt+f2, muncul run application & ketik gconf-editor lalu enter. Muncul jendela editor configurationnya.

– Klik pada tab Apps>Panel>Global, lihat pada tampilan sebelah kanan & cari list locked_down.

– Untuk mengunci panel Ubuntu/Debian GNOME maka berilah tanda centang pada locked_downnya, panel anda sudah terkunci & secure 😀

Note : berlaku untuk semua distro Linux yang memakai GNOME sebagai desktop environmentnya

Sebelum di lock

Lanjutkan membaca “Cara Mengunci Panel Ubuntu/Debian GNOME version”

Memperbaiki Audio Problem di SMPlayer

Assalamu’alaikum my friend ?

Di hari Minggu pagi yang segar & dingin karena baru disiram air hujan, saya manfaatkan untuk menuliskan cara untuk menyelesaikan masalah audio pada SMPlayer. Perlu diketahui teman-temanku bahwa SMPlayer adalah aplikasi pemutar video audio yang mempunyai base dari mplayer. Menurut saya SMPlayer ini sama powerfullnya dengan VLC, oleh karena itu saya pasang aplikasi SMPlayer pada Blankon Lucid & Debian Squeeze saya.

Berawal saat saya nyambi memainkan video DAT Laskar Pelangi di pagi ini, SMPlayer saya tidak bisa mengeluarkan suara/audio saat memainkan file film tersebut. Kejadian tersebut baru saya alami selama memakai SMPlayer, kembali saya obrak-abrik deh tuh aplikasi & hasilnya solved. Berikut cara yang saya ambil & bisa di terapkan di semua distro Linux yang menggunakan SMPlayer sebagai aplikasi pemutar videonya

– Klik pada Options>Preferences untuk membuka pengaturan SMPlayer atau cukup tekan ctr +P

– Dilanjutkan klik pada tab General>Audio, akan terlihat settingan audionya. Untuk bisa memunculkan suara pada  SMPlayer ini klik pada Output drivernya, sebagai contoh di Debian Squeee saya memakai driver alsa untuk audionya.Sebelum saya ganti output drivernya menjadi alsa, default output drivernya mengarah pada oss. Setelah saya ganti output drivernya ke alsa kemudian apply maka suara saat memainkan audio telah muncul & problem solved 😀

Note = jangan tanya saya tentang sumber & keaslian filmnya 😀