Assalamu’alaikum temanku?

Malam sudah semakin larut, satu per satu teman-teman saya sudah mulai offline & saya sendiri masih melek tanpa dosa😀. Daripada bengong di depan laptop Lenovo sendirian  saya manfaatkan untuk mengupdate blog lagi, mumpung ada ide & semangat. Pada malam ini saya akan membahas tentang pemasangan aplikasi Dockbarx pada Debian Squeeze. Adapun pemasangan Dockbarx pada Ubuntu sangat mudah & tersebar di internet. Karenanya Debian menjadi target kelinci percobaan pada malam ini.

Dockbarx on my Debian Panel

Sebelum ke pemasangan, saya uraikan tentang Dockbarx ini sedikit. Dockbarx adalah semacam windows list yang terletak di panel & menampilkan window yang aktif. Untuk mudahnya tampilan Dcokbarx ini seperti tampilan window listnya Windows 7 yang tampilannya kotak persegi & bukan seperti kotak persegi panjang seperti window list default Debian. Dengan memasang aplikasi Dockbarx ini tentu saja akan mendongkrak  tampilan desktop serta menghemat ruang dalam panelnya. Tetapi pemasangan Dockbarx pada Debian Squeeze juga tidak mudah layaknya Ubuntu karena Debian ini tidak menyediakan ppa serta tidak ada dalam repositori aslinya. Untuk dapat memasang Dockbarx pada Debian Squeeze, kita perlu memasang repositori dari Hadret yang bersifat unstable & experimental. Perlu juga dipahami dengan dipasangnya repositori tidak resmi Debian ini maka kita mananggung sendiri resikonya nanti. Baiklah, langsung saja ke tkp😀 – koneksikan Debian Squeeze dengan internet & buka terminal – masuk sebagai root dengan ketik su & tulis passwordnya – ketik command berikut untuk masuk ke dalam sources.list Debian nano /etc/apt/sources.list lalu enter. akan muncul konfigurasi sources.list pada terminal Debian. Kemudian salin repositori berikut & paste di dalam konfigurasi sources.listnya

added hadret repositories for installing dockbarx

# Hadret Repositories

# unstable

deb http://hadret.rootnode.net/debian/ unstable main
deb-src http://hadret.rootnode.net/debian/ unstable main

# experimental

deb http://hadret.rootnode.net/debian/ experimental main
deb-src http://hadret.rootnode.net/debian/ experimental main

setelah selesai kemudian tekan ctr+x ,  y & enter.

– kemudian kita lanjut dengan memasukan gpg key repositori tersebut dengan mengetik command di terminal

wget -O - http://hadret.rootnode.net/debian/duckbill.key | apt-key add -

– lanjut proses update repositori tersebut dengan mengetik command apt-get update di terminal

– setelah proses update selesai maka kita tinggal memasang Dockbarxnya & kita bisa memasangnya via terminal/Synaptic.

>untuk memasang Dockbarx via terminal maka kita cukup menulis command sudo apt-get install dockbarx dockbarx-themes-extra

>untuk memasang Dockbarx via Synaptic maka kita perlu masuk ke Synaptic Packager Manager dulu kemudian search Dockbarx. Dilanjutkan dengan memberi tanda centang pada paket Dockbarx & Dockbarx-themes-extra lalu klik apply untuk memasangnya.

– kemudian kita lanjut ke proses pemasangan Dockbarx pada panel Debian Squeeze, silahkan klik kanan pada panel Debian kamu & pilih add to panel. Cari applet Dockbarx & klik add. Otomatis Dockbarx applet akan tampil di panel Debian kamu😀 .

– untuk menyetting berbagai konfigurasi Dockbarx ini silahkan buka Application>Accesories>Dockbarx Preference atau bisa dengan klik kanan pada Dockbarxnya & pilih properties.

Demikian proses pemasangan Dockbarxnya kendati agak merepotkan, selanjutnya enjoy your Debian😀

Source => http://hadret.rootnode.net/  google

7 pemikiran pada “Memasang Dockbarx di Debian Squeeze :D

  1. keren ya, sayangnya wireles debian di laptop saya ndak kedetect. udah coba cara sana sini, tapi masih belum berhasil juga. jadi ngenet musti pake kabel di kampus. huhuu… sulit nih kalo mau ngoprek2 ky ginian di rumah…

  2. saya enggak saya install di ubuntu dengan windows 7 theme. masih suka windows list classic. kalau dipasang ini udah ajah mirip abies win7:mrgreen: ini aja banyak yang kecele😆

  3. halo agan2 semua, saya masi baru nih di Debian.kalau belajar dari dasar nya debian,bisa kasi saya referensi atau tempat belajar agan2 semua.
    sebelumnya saya ucapkan banyak terima kasih…

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s