Menyelesaikan Problem “Sudo : unable to resolve host” di Sabily Badr

Assalamu’alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh,

Selamat malam temanku & juga untuk dia 😀

Di waktu menjelang pagi ini sembari mendengarkan lantunan murottal Al Qur’an melalui xmms2, saya meneruskan update blog lagi 😀 .

Kali ini saya akan membahas tentang masalah yang saya hadapi saat mengganti hostname di Sabily Badr 11.04. Seperti biasa, saya selalu berganti-ganti nama hostname komputer yang saya pakai sesuai mood. Hostname adalah nama komputer yang kita pakai & bisa kita ganti sesukanya dengan hak root.

Pada Ubuntu varian Lucid untuk mengganti hostname via CLI maka kita tinggal mengeditnya via terminal & tulis command sudo nano /etc/hostname lalu enter, isi password kemudian ganti hostnamenya. Tetapi hal berbeda terjadi saat saya akan mengganti hostname di Sabily Badr 11.04, setelah selesai mengganti hostname kemudian saya ingin menggunakan command lain dengan perintah awal sudo maka akan muncul warning “Sudo : unable to resolve host” . Tidak hanya itu saja, selain itu proses eksekusi perintah sudo menjadi sangat lama, semisal saya akan mengedit konfig conky dengan command sudo nano /etc/conky/conky.conf  lalu enter maka nanti muncul konfig Conkynya terlihat lebih lama & setelah itu muncul peringatan tsb.

Karena penasaran, kemudian saya browsing & mengacu ke ubuntuforums yg intinya untuk mengubah juga konfig di /etc/hosts. Kemudian saya coba untuk masuk ke /etc/hosts & menyamakan nama localhostnya dengan hostname saya yang baru kemudian save. Hasilnya peringatan sudo : unable to resolve hosts sudah tak muncul lagi & semuanya kembali normal lagi 😀 .

Lanjutkan membaca “Menyelesaikan Problem “Sudo : unable to resolve host” di Sabily Badr”

Lakukan semua dengan Alt+F2 :D

Assalamu’alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh

Selamat malam temanku yang kubanggakan 😀 , meneruskan update blog lagi neh.

Masih memakai Sabily Ultimte Badr, pada kali ini saya ingin share cerita tentang penggunaan perintah Alt+F2 atau yang dikenal dengan command Run.

Berawal saat malasnya memakai mouse untuk klak klik memanggil aplikasi maka saya iseng melakukan test dengan shortcut Alt+F2 &  mengetikkan nama aplikasi lalu enter. Blar, langsung muncul aplikasi yang saya ketikan tadi di jendela Run. Misalnya saya ingin membuka browser Firefox maka saya cukup tekan alt+F2 lalu ketik firefox lalu enter & seketika langsung muncul browsernya.

Selain bisa untuk memanggil aplikasi, kita juga bisa melakukan modifikasi pada filesystem kita tanpa melalui terminal, semisal saya ingin mengedit konfigurasi Conky yang letaknya di /etc/conky/conky.conf maka saya hanya tekan alt+F2 lalu ketik gksu gedit /etc/conky/conky.conf  lalu enter, masukan password & terbukalah jendela gedit untuk mengedit Conkynya.

Lanjutkan membaca “Lakukan semua dengan Alt+F2 :D”

Memasang Sabily Badr 11.04 di Lenovo G450

Assalamu’alaikum temanku yang tercinta 😀

Lama vakum ngeblog kurang lebih 3 bulan ( kalo gak salah) karena berbagai alasan akhirnya kembali akan saya mulai sekarang.

Pada kali ini saya akan menguraikan kisah tentang pemasangan distro Linux ( maaf, lagi-lagi membahas tentang Linux 😀 ) yang bernama Sabily. Sabily adalah sebuah distribusi Linux Islami yang dibuat berdasarkan distro Ubuntu yang ditujukan untuk pengguna Linux umat Muslim pada khususnya. Distro Sabily ini rilis sesuai adwal rilis Ubuntu & yang terakhir kemarin yaitu Sabily Badr 11.04. Kelebihan distro Sabily ini menurut saya yaitu telah terinstall berbagai macam aplikasi umum serta aplikasi Islami semacam Zekr (Al Qur’an), Thawab, Minbar & Hijrah Applet. Untuk memainkan file multimedia, bermain office atau grafis pun tak ada masalah sehingga cocok bagi pemula Linux seperti saya & bagi umat muslim tentunya.

Sabily Badr 11.04 with GNOME Classic + Conky

Oh iya,   Sabily Badr 11.04 ini tersedia dalam berbagai versi yaitu Standar & Ultimate. Yang membedakan kedua versi Sabily terebut yaitu pada isi aplikasi di dalamnya. Pada Sabily Ultimate yang besar file ISOnya 3.4 GB tentu memiliki beragam aplikasi daripada Sabily standar yang besar file ISOnya hanya 917 mb 😀 . Saya mendapatkan ISO Sabily yang gede ini dari om Fadjar & om Seno yang baik hati mau ngasih bajakannya pada saya 😀 . Terima kasih saya ucapkan bagi beliau-beliau ini, semoga semakin banyak fansnya deh 😛 .

Sebelum saya memasang Sabily Badr ini, saya memakai distro Ultimate Edition 2.8 yang kemudian saya ganti dengan Blankon Pattimura 7. Hanya beberapa hari bertahan dengan Blankon Pattimura kemudian saya ganti lagi dengan Sabily Badr ini karena berbagai sebab. Hingga tulisan ini diketik saya masih menikmati distro Sabily yang melayani aktivitas saya berkomputer sehari-hari.

Untuk installasi Sabily ini sama seperti installasi Ubuntu Natty, perbedaannya hanya pada besar harddisk yang akan diinstall. Untuk memasang Sabily Badr ini diperlukan ruang harddisk minimal 10 GB. Saya sendiri memasang Sabily Badr pada ruang 10 GB & telah terisi sekitar 7 GB untuk filesystemnya. Installasinya termasuk sangat simpel karena setelah kita mengatur partisi & tetek bengeknya maka lanjut dengan masuk proses penginstallan yang secara bersamaan kita disuruh untuk membuat user serta passwordnya. Lama proses installasi Sabily Badr ini kurang dari 10 menit, cepat banget gitu lho 😀 . Oh iya, saat masuk ke desktop Sabily via live usb tadi ( sebelum install ), kita akan disuguhi tampilan desktop Unity. Tetapi setelah Sabily Badr terinstall maka secara default akan memakai tampilan GNOME classic & Compiz aktif.

Dengan ciri khas warna hijau, distro Sabily ini memang sangat berkesan bagi saya. Bukan hanya karena distro ini ditujukan untuk umat Muslim seperti saya juga karena memakai tampilan GNOME classic hehe. Jujur saja om, saya tidak suka dengan tampilan Unity karena membingungkan.

Lanjutkan membaca “Memasang Sabily Badr 11.04 di Lenovo G450”