Bismillah Wassalamu’alaikum

Alhamdulillah beberapa bulan yg lalu saya berkesempatan melakukan touring dg motor Inggris lagi bro . Siapa lagi kalau bukan teman saya yg maniak motor antik itu yg mengajak saya untuk mengambil motor barunya yg bermerek Matchless 1954 yg ditebus dg nominal dibawah 100.

Berangkat ke Magelang pagi pagi menggunakan Daihatsu Terios lalu tiba di tkp Magelang. Motor Matchless yg dulu katanya jarang dipakai oleh si empunya dulu itu dikeluarkan dari garasi lalu dipanaskan, dentuman knalpot Matchlessnya agak kalem tapi tetap saja menggetarkan jantung Bro. Lagi lagi saya disuruh ngetes jalan oleh teman saya itu & saya tes jalan beberapa km agar terbiasa.

IMG01074-20150408-0735
Tampilan Matchless 1954 yg manis & rapi daripada BSA 1956

Saat pengetesan Matchless sangat terasa pada kemudi depan agak oleng, entah itu velg atau lahernya yg kena. Posisi duduk sangat nyaman dibandingkan BSA 1956 & bikin betah. Untuk power Matchless ini tidak segalak BSA 1956 meski sama sama berukuran 350 cc single over stroke. Oleh karena itu nanti perjalanan pulang ke Kebumen memakai mode biasa & bukan ngeBlarrr seperti BSA 1956 dulu😀 .

Perjalanan pulang dimulai & mampir dulu di SPBU Magelang dekat kantor pemerintahan itu. Seperti biasa banyak orang memperhatikan motor yg saya kendarai karena bunyi & getarannya sampai ke jantung itu hehe . Lanjut perjalanan sebentar lalu berhenti agak lama karena nunggu teman saya kulakan duren hehehe.

IMG01073-20150408-0734
Saya heran dg komposisi sproket+rem Matchless 1954, bagaimana mekanismenya & bisa dibuat di tahun 1954?😀

Perjalanan touring pulang ke Kebumen dg Matchless ini agak tidak lancar karena berbagai sebab. Di trek pegunungan Magelang Purworejo itu sangat terasa Matchless nafasnya sangat pendek & mbrebet jika rpm tinggi. Oleh karena keadaan ini saya tidak bisa memaksakan Matchless balapan di pegunungan. Sempat turun hujan di pegunungan ini & kita berhenti di musholla pinggir jalan. Tak disangka setelah hujan reda ketika akan menghidupkan Matchless ini tidak hidup hidup Bro, sampe pegel kaki kanannya. Lebih mudah menghidupkan BSA 56nya daripada Matchles 54 ini, teman saya yg pemilik Matchless ini pun  mencoba menghidupkan & lagi lagi ga bisa hidup hehe😀 . Alhamdulillah setelah shalat ashar lalu saya kick starter Matchlessnya & menyala!

IMG01020-20150326-1130
Wah, mesin Matchless 1954 350 cc sangat rapi tampilannya🙂

Keluar kota Purworejo menuju Kutoarjo tepatnya di persimpang stasiun Kutoarjo itu di traffic light, Matchless batuk batuk. Terdengar bunyi meledak ledak dari knalpotnya & sangat mbrebet. Akhirnya kami berhenti & teman saya membersihkan busi serta membuang bensin di karburator yg ternyata banyak serbuk karatnya! Kemudian Matchless start lagi & kali ini saya bertukar posisi dg teman saya dg posisi saya mengemudikan Terios & teman saya riding Matchless.

Alhamdulillah perjalanan hingga ke Kebumen lancar meski jalanan agak padat, Matchless 1954 sampai di rumah baru dg lancar & belum ada rencana dijual hehe🙂

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s