Bismillah Wassalamu’alaikum

Teman saya memang aneh kiranya, baru saja meminang motor Matchless 1954 bukannya dipakai jalan jalan sendiri atau disimpan di rumah eh malahan menyuruh saya menggunakan motor itu sepuasnya. Saya hanya terbengong bengong & terperangah kala itu, meski saya tolak dengan halus kok ya tetap saja dipaksa pake motor Matchless itu. Alasan menyuruh saya pakai Matchlessnya sih katanya untuk dites di jalan biar nanti ketahuan sehat tidaknya. Saya yg jelas jelas kena racun motor Inggris sejak mengendarai BSA 56 beliau pun dengan senang hati menerima perintah beliau😀 .

Matchless 1956 pun saya bawa pulang ke rumah, seluruh anggota keluarga besar saya pun terpana melihat motor Inggris lagi. Terlebih teman saya yg punya Matchless itu & sekarang punya motor Inggris 2 buah hehe, semakin heran deh😀 . Adapun saat saya pakai Matchlessnya pulang ke rumah tak terasa ada problem apapun selama di jalanan.

IMG01017-20150326-1128
Karena bearing bambu hancur, Matchless pun rehat dulu🙂

Bapak saya yg dulunya mainan BMW R25, CB serta Binter Merzy turut menjajal Matchless 1954 ini. Saya hidupkan Matchlessnya karena Bapak saya jelas belum bisa mainan kick starter motor Inggris yg “bandel” sangat😀 . Saya hanya berpesan pd Bapak agar jangan sampai mesin Matchlessnya mati😀 ,jikalau mati maka tinggal sms saya & saya akan jemput bola untuk menghidupkan Matchlessnya haha😀 .

Saat Bapak saya menjajal Matchlessnya terdengar suara mendecit dari roda belakangnya. Bunyi mendecit yg cukup keras itu saya kira bunyi bos as yg kendur, saya suruh Bapak saya membawa Matchlessnya ke bengkel om Husni di sokka baru & dikencangkan mur as Matchlessnya. Lalu Bapak saya pun kembali & bunyi mendecit masih terjadi di roda belakang Matchless.

Kemudian Bapak saya mengantarkan Matchless tsb ke rumah teman saya itu karena takut nanti kerusakannya tambah parah, dan lagi lagi teman saya itu malah menyuruh Bapak saya pakai Matchlessnya buat jalan jalan! hehehe😀 . Kata teman saya pd Bapak saya bahwa bunyi mendecit itu hanya bunyi kecil & ga bikin kerusakan fatal kok hehehe😀 . Akhirnya Bapak saya membawa pulang kembali Matchless ke rumah & nantinya Matchlessnya dijajal oleh kakak ipar saya.

Kakak ipar saya menjajal Matchlessnya juga setelah saya memberi panduan tentang cara naik motor Matchless ini, saat dicoba kakak ipar sangat terdengar keras bunyi mendecitnya. Alhasil karena bunyi mendecitnya kian merdu maka sepulangnya kakak ipar tes ride Matchless langsung saya antarin pulang Matchlessnya. Saya jelaskan pd teman saya itu tentang bunyi mendecit itu & beliau agak kecewa karena saya menolak untuk membawa jalan jalan Matchlessnya sampe puas haha .

Teman saya itupun yg pintar mainan mesin akhirnya membongkar sendiri roda belakang Matchlessnya, problemnya langsung diketahui dg cepat karena bunyi mendecit tsb terjadi karena bearing rodan belakangnya hancur! . Adapun hancurnya bearing rodanya dikarenakan oleh faktor umur & faktor jalanan yg parah. Solusi problemnya hanyalah mengganti bearingnya yg ternyata memakai bearing bambu yg dihunting kemana mana ga ada yg jual hehe😀 .

Setelah hunting bearing bambu Matchless tak kunjung dapat maka tanpa membuang waktu teman saya sowan ke bengkel bubut untuk rebuild bearing bambunya tak pake lama. Bearing bambu baru buatan bengkel bubut tetangga pun lekas dipasang & Alhamdulillah setelah terpasang bunyi mendecit itupun lenyap. Matchless pun siap digeber lagi & saya siap disuruh jalan jalan lagi dg Matchlessnya hehe😀 .

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s