Pengalaman Ikut Klub Motor (2006)

Bismillah,

Assalamu’alaikum,

Kali ini saya nak share cerita lama sekitar 10 tahun yg lampau yaitu ketika saya masuk ke klub motor di kota Kebumen yg ciri khasnya yaitu !@#$#%#@%#@%. Saat itu kuda besi saya cukup bisa dikatakan “terawat” sehingga saya PD masuk ke klub motor. Dg bermodal motor yg selalu bersih, jeruji selalu mengkilap &  ban 2.25 depan belakang serta big disc brake depan sangat pantas untuk beradu show off di klub motor. Akhirnya pd suatu sore saya ikut nongkrong saat member klub motor itu berkumpul & saya bilang ingin join klub motor ini.

potokuu.jpg
Hanya 1 foto kenangan zaman dulu bersama Suzuki Shogun 110 R, Wajah disensor & jelas bukan hantu ganteng tanpa wajah haha 😀

Sebagai seorang anak yg masih memiliki orang tua tentu saja saya meminta izin pd Ibu tercinta & jawabannya tentu saja bisa ditebak yaitu tidak boleh. Tahu sendiri saat itu berita tentang geng motor yg selalu membuat kekacauan sehingga klub motor pun dianggap sebagai geng motor gitu. Saya mencoba menjelaskan pd Ibu bila klub motor ini beda dg geng motor karena kegiatannya hanya nongkrong & touring. Lalu saya akhirnya memutuskan masuk klub motor meski Ibu belum beri izin pd saya hehe. Oh ya kuda besi saya dulu yaitu Suzuki Shogun 110 R, sebuah motor bebek biasa hehe 😀 .

Weekend di alun2 kota Kebumen, saya & calon member yg lain di ospek dg cara disuruh mendorong motor mengelilingi alun2 kota kebumen, berlari kecil bertelanjang dada lalu mencari stiker klub motor itu di seluruh penjual makanan di alun2 kota Kebumen. Saya yg aslinya paling anti ospek kaya gini kok mau2nya aja lakuin hal itu, maklum keinginan masuk klub motor sangat besar om hehe 😀

Setelah sukses jadi member maka kegiatan klub nongkrong setiap weekend di sekitara alun2 kota Kebumen. Saya amati saat klub ini kopdar ternyata banyak membernya yg masih “kecil” sangat bertolak belakang dg saya yg sudah “tua” hehe. Saat pertama kali nongkrong pun saya sudah mulai merasa tak nyaman oleh keadaan seperti itu lalu tanpa pikir lama saya harus keluar nih dari klub ini. Mungkin saya dulu sempat ikut kopdar selama 3 kali lalu keluar dg minta izin pd mekanik senior klub motor ini yg juga dulu pendiri klub motor ini.

Alhamdulillah, dari peristiwa itu membuat saya tersadar bahwasanya saya tidak cocok ikut klub motor & benarlah peringatan Ibu dulu yg melarang saya ikut klub motor. Saya menyadari bahwasanya saya seorang biker motor biasa yg bebas kemanapun pergi & tak terikat oleh rules gitu.

So, goodbye club motor & long life bikers freedom …

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s