Touring Kebumen-Cilacap (DKW-BSA-WLA)

Bismillah,

Assalamu’alaikum

Hari Minggu yg dingin karena kota Kebumen sejak semalam turun hujan hingga sekarang, langit pun dihiasi awan gelap sehingga senyum ceria Matahari tak tampak sama sekali 🙂 .  Semoga dg adanya hujan yg penuh berkah ini akan membuat dingin kepala yg sedang panas atau mendinginkah hati yg sedang kalut 🙂 .

Hari Sabtu kemarin saya diajak Bos touring ke kota Cilacap untuk keperluan ambil WLAnya, waktu keberangkatan disepakati sebelum subuh & agak molor karena saya bablas ketiduran, bangun tidur kaget karena mendengar suara knalpot BSA 56 Bos yg menghampiri saya touring. Langsung saja secepat kilat saya keluarkan DKW Union dari rumah, cuci muka siapin dompet+ jas hujan, bahkan saking buru2nya sampai sandal pun salah ambil kiri kanannya haha 😀 . Saat itu masih gerimis kecil sehingga saya tak memakai jas hujan, saya panaskan sebentar DKW Unionnya sedangkan BSA 56 dg tenang bersuara merdu di pagi buta.

screenshot-from-2017-01-14-210343
Rest di traffic light Kroya, nongkrong bareng Angkot yg nunggu penumpang

Bermodal jaket kulit sintetis & helm half face, saya melajukan DKW Unionnya dg kecepatan sedang sekitar 60 kph. Bensin saya campur tiap liter Premiumnya dg 3 tutup botol kemasan oli samping & Alhamdulillah tak ada gejala overheating hingga tujuan. Perjalanan pun dimulai dg lancar meski jalan sangat jelek sejak Sokka hingga Sumpiuh, saya dg DKW Union ambil posisi di depan sedang Bos dg BSA 56 ngekor saya di belakang. Sesekali saya menghindari lubang di jalanan & terpaksa saya melakukan manuver mendadak dg melihat sikon yg ada & memberi isyarat pd Bos agar menghindar juga.

Laju DKW Union 3 full speed dikawal BSA yg mungkin hanya pakai gear 2 mengingat BSA berisi 350 cc yg speednya kencang layaknya Softail mengekor pelan DKW Union haha. Suara nyaring knalpot 2 tak DKW Union ini beradu akting dg suara merdu BSA 56nya, jalanan yg masih sepi pun terasa ramai oleh kami.

Kami mengambil jalan alternatif ke Cilacap via Nusawungu, dari Sumpiuh setelah perlintasan rel KA lalu ada pertigaan & ambil kiri lalu terus hingga menembus Kroya hingga ke Cilacap. Jalan alternatif Nusawungu tsb sangat bagus aspalnya & sepi, sempat ada accident kecil yakni saat saya melintasi rel KA di Sumpiuh. Roda depan DKW Union yg kembangannya seperti motor trail tsb selip saat melindas rel KA. Seketika roda depan DWK terpeleset & saya hampir saja jatuh lalu dg sigap kaki  saya rentangkan. Alhamdulillah tak terjadi masalah karena ban selip tsb meski engine DKW sempat mati saat hampir jatuh tadi karena kopling terlepas karena saya sibuk menahan motornya.

screenshot-from-2017-01-14-210412
Bengkel tujuan di Cilacap

Sekitar pukul 6.30 pagi kami rest sebentar di sebuah perempatan traffic light di kota Kroya, lalu lintas sudah mulai ramai di jalanan. Kami jajan arem2, tempe mendoan & ngopi untuk mengisi power tubuh, tampak ada beberapa orang yg melihat motor “tua” kami yg parkir hehe. Lalu perjalananpun lanjut kembali, karena lalu lintas agak rame maka kami harus berhati2 & speed down hingga sampai di tujuan nanti.

Tujuan kami di kota Cilacap tak jauh dari gerbang selamat datang, mungkin melewati 2 traffic light & tujuan kami yakni sebuah bengkel motor yg sekaligus untuk tempat nongkrong anak2 MACI Cilacap. Tampak di depan bengkel beberapa motor tua yg akan bersiap untuk touring ke Tegal guna menghadiri acara MACI Tegal. Di bengkel tsb kami bertemu beberapa member MACI Cilacap yg kemarin hadir di acara MACI di Karanganyar Kebumen, tampak ada motor Royal Enfield, WLA si bos yg berganti warna & motor tua yg bermesin motor Jepang hehe 🙂 .

Bersambung ….

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s