Test Ride Yamaha FORCE

Bismillah

Asssalamu’alaikum

Pagi-pagi kedatangan seorang kawan lama yang kabarnya hendak melepas masa lajang desember kelak hehe, congratz yo Mbah haha.

Teman lama saya ini berkunjung menggunakan kuda besi yang sangat rare item  di jalanan yakni sebuah motor bebek injeksi Yamaha FORCE. Tentu saja saya gembira ingin segera test ride motor tersebut selain mendapat kabar Weddingnya juga hehe.

Motore apik

Pinjem kunci Yamaha FORCE, putar kontak  dan terdengar suara injeksinya sebentar. Coba tekan elektrik starter yang tombolnya sangat enteng ditekan dan terdengar suara dinamo starternya yang keras.Engine hidup dan bunyinya agak keras, mungkin ciri khas suara mesin Yamaha yang agak nyaring gitu. Geber gas dikit dan terdengar suara exhaust yang keras juga seperti bunyi exhaust motor sport. 

Dengan enteng saya injak pedal masuk gear 1 dan tampak indikator gear yang besar di dashboard menyala pada angka 1. Saya gas perlahan dan saya rasakan injeksinya responsif sesuai putaran throttle yang saya putar. Tak terasa ada jeda seperti motor matic saya yang gendut, Yamaha FORCE ini enak saat putaran gasnya dan responsif.

Desain dasbor rendah seperti F1ZR

Pengendalian Yamaha FORCE ini sangatlah nyaman digenggam tangan dan pas dengan tubuh saya, sebagaimana motor F1ZR yang juga sangat nyaman posisi setangnya dan mungkin ini ciri khas motor Yamaha yang membuat posisi setang yang nyaman untuk ridernya.

Joknya standarnya empuk, saat saya coba jalan sebentar terasa nyaman di pantat saya. 

Untuk performanya saya coba untuk akslerasi hingga batas kemampuan mesin dan ternyata Yamaha FORCE ini punya limiter yang  rendah sehingga geber sedikit lalu power mesin tertahan dan segera naik gear tinggi. 

Motornya keren dan kekinian modelnya

Dengan fakta tersebut ada keuntungannya yakni bisa menghemat bensin karena rider bermain mesin di rpm limit rendah namun agak kurang kencang berakselerasi karena buru2 minta ganti gear.

Kata siempunya topspeed motor ini 90 kph dengan mesin 115 cc, cukuplah untuk riding luar kota dengan mode riding fast.

Pengereman standar pada roda depan-belakang sudah bagus, tak perlu pemasangan double disc brake hehe.

Bentuk body yang memanjang layaknya motor Jupiter dipadu velg palang menambah ketampanan motor ini. Motor ini juga ramping sehingga sangat enteng bermanuver di jalanan.

Dari test ride singkat Yamaha FORCE ini dapat saya simpulkan bahwasanya motor bebek injeksi ini bagus dipakai untuk harian dan digunakan secara biasa bukan untuk kebut-kebutan. 

Dimensi yang ramping dan posisi setang yang nyaman menjadi nilai bagus untuk motor ini.

Untuk konsumsi bensin saya belum tahu, mungkin dengan injeksi menjadi lebih irit dibandingkan dengan matic saya hehe.

Sekian dulu, byebye

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s