Cara Mudah Mengetahui Busi Mobil Mati

Bismillah

Assalamu’alaikum

Pagi hari tadi saya seperti biasa melakukan ritual pada mobil Kijang tua saya yakni membersihkan busi yang kotor karena berakibat pada mesin yang hidup pincang. Busi mobil saya mudah kotor karena mungkin ada oli yang ikut terbakar dan diduga ring piston sudah aus. Untuk sementara menunggu tabungan ready untuk mengganti ring piston assy, saya tetap menggunakan mobil tua saya dengan konsekuensi bila mesin pincang maka itulah waktunya saya membersihkan busi.

img-20180313-wa0018-1862215628.jpeg

Nah, di pagi tadi terdapat sesuatu yang berbeda karena 4 busi sudah saya bersihkan semua dengan penuh hati riang namun setelah dipasang kembali dan saya hidupkan mesin terasa mesin pincang. Berulang kali berfikir dalam hati apakah saya kurang bersih saat membersihkan businya, lagi deh saya bersihkan busi hingga 3 kali dan hasilnya tetap pincang. Final decision dengan keyakinan penuh saya duga businya ada yang mati baik satu ataupun semuanya. Siap-siap keluar uang deh ini buat beli busi baru ckck.

Terbayang akan membeli busi 4 buah seharga Rp. 60 ribuan padahal saya sedang berhemat maka saya coba cek busi yang mana yang tewas & saya hanya mengganti busi baru pada busi yang mati itu saja. Tentu saja itu lebih efisien dan hemat daripada ganti semuanya qiqiqi.

Sebagai orang awam yang sedikit tahu tentang mesin mobil atau motor, saya tak punya cara lain cek busi kecuali saat saya melihat mekanik langganan yang mengecek busi mati dengan cara menghidupkan mesin kemudian melepas tutup busi dan didekatkan pada kepala busi yang nanti akan ketahuan busi yang mati tidak tersambar percikan listrik dari tutup busi. Tetapi cara mekanik seperti ini tak akan pernah saya lakukan karena saya pernah mencobanya sekali dan berakhir mengenaskan karena jari tangan saya terkena strum listrik dari tutup businya. Rasanya lebih kaget dan sakit daripada terkena strum listrik rumah ckck.

Lalu cara lain untuk mengecek busi gimana ya, saya merenung dalam hati & Alhamdulillah saya menemukan caranya dan bereksperimen. Cara yang saya lakukan adalah cara mudah & dapat dilakukan oleh pengemudi mobil awam seperti saya.

Cara yang saya lakukan adalah sebagai berikut

  • untuk mengecek busi tentu saja kita harus buka kap mesin depan bagi mobil yang berhidung seperti Kijang saya
  • lihat posisi busi lalu saya mulai dengan mulai melepas tutup busi paling atas dulu atau sebaliknya atau bebas juga bisa. Sebagai contoh saya melepas tutup busi paling atas kemudian saya letakkan tutup busi tersebut jauh dari karburator, terserah diletakkan dimana saja
  • lanjut hidupkan mesin dan geber gas, dengarkan suara mesin dan knalpotnya. Di mobil saya saat saya gas tinggi terasa suara mesin yang pincang dan ini pertanda ada busi lain yang mati
  • selanjutnya saya pasang lagi busi 1 dan saya lepas tutup busi ke 2 dan hasilnya sama yakni ada pincang
  • saya pasang lagi busi ke 2 lalu melepas tutup busi ke 3 dan hasilnya sama mesin pincang
  • terakhir saya memasang lagi tutup busi ke 3 dan melepas tutup busi ke 4 dan hasilnya berbeda yakni mesin tidak pincang meski hidup hanya dengan 3 busi. Oleh karena itu saya simpulkan bahwasanya busi ke 4 ini yang bermasalah atau mati.
  • saya ganti busi ke 4 dengan busi baru & Alhamdulillah mesin hidup sempurna tak ada pincang lagi

Jadi kesimpulan yang dapat saya ambil saat cek 4 busi yakni bila kita melepas tutup busi pada setiap busi dan kita hidupkan mesin terasa pincang maka berarti busi lain yang bermasalah

Dan sebaliknya bila kita melepas salah satu busi dan saat kita hidupkan mesin terasa tak pincang maka bisa dipastikan busi tersebut bermasalah.

Percobaan yang saya lakukan adalah percobaan yang beresiko dan harus berhati-hati, mungkin saja teori yang saya tulis bisa salah juga. Oleh karena itu bagi yang mau mencobanya silahkan tetapi resiko ditanggung sendiri.

Demikian cara mudah mendeteksi busi mobil yang mati di mobil tua, bila tak mau repot ganti mobil saja hehe.

Wassalamu’alaikum

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s